“Seorang yang sombong berupaya untuk mengada-ada kemampuannya dalam sebuah ilmu” – AOA
GazanaPublika.com – Mungkin ada dua ciri khas utama yang dimiliki oleh orang sombong. Pertama, orang sombong cenderung merendahkan orang lain, baik melalui hinaan maupun tindakan serupa. Kedua, orang sombong tidak mau direndahkan karena merasa eksistensinya sangat tinggi. Dengan kata lain, orang sombong senang merendahkan orang lain tetapi tidak mau direndahkan.
Sikap sombong dapat dilihat dari ucapan, sikap, maupun perbuatan seseorang. Dalam ucapannya, orang sombong sering kali meninggikan diri sendiri atau bahkan berbohong untuk tujuan tersebut. Dalam sikap, gestur tubuhnya sering memperlihatkan kesan ingin menunjukkan kehebatan dirinya. Dalam perbuatan, ia kerap merendahkan orang lain. Apabila ia memiliki harta atau ilmu, ia cenderung memamerkannya. Ada banyak bentuk perilaku sombong yang beragam dan tidak dapat diuraikan satu per satu.
Orang sombong memiliki kedekatan dengan kebohongan. Jika ia merasa perlu meningkatkan citra dirinya, ia tidak segan-segan berbohong, misalnya dengan mengaku memiliki ilmu yang sebenarnya tidak ia miliki. Jika yang berbohong adalah seseorang yang memiliki ilmu, ia mungkin akan menambahkan hal-hal yang tidak sesuai dengan ilmunya demi terlihat lebih hebat. Kesombongan memang sering kali beriringan dengan kebohongan. Oleh karena itu, orang sombong akan berupaya memanipulasi berbagai hal, termasuk kemampuan atau ilmunya, demi meningkatkan citra dirinya.
