Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Mulyono, Teman Kuliah Jokowi, Dituduh Calo Tiket: ‘Saya Lulus UGM, Bukan Terminal!’

Mulyono, Teman Kuliah Jokowi, Dituduh Calo Tiket: ‘Saya Lulus UGM, Bukan Terminal!’

Nasional Rabu, 30 Juli 2025 0:35 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Sumber Foto: beritanasional.com

Advertisement

GazanaPublika.com, Yogyakarta — Nama Mulyono, teman satu angkatan Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 1980, mendadak viral dan menjadi perbincangan publik. Tuduhan mengejutkan datang dari pegiat media sosial, dr. Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa, yang menyebut Mulyono bukan alumni UGM, melainkan seorang calo tiket terminal di Tirtonadi, Solo.

Namun, bantahan keras datang dari berbagai pihak, termasuk kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dian Sandi Utama. Melalui akun Instagram-nya, Dian menegaskan bahwa Mulyono adalah sahabat lama Jokowi sejak kuliah dan bukan seperti yang dituduhkan.

Advertisement

“Ini dia Pak Mulyono, yang dibilang calo tiket terminal. Dijawab orang terminal, ‘saya tidak pernah melihat orang ini,’ begitu lihat fotonya,” tulis Dian Sandi, Selasa (29/7/2025).

Mulyono: Tertawa Atas Fitnah, Punya Jejak Karier di Berbagai Wilayah
Saat ditemui di sela reuni akbar angkatan 1980 di Sleman, DIY, Sabtu lalu, Mulyono justru tertawa saat ditanya soal tuduhan itu.

BACA JUGA:  Polda Metro Jaya Siap Buka Kembali Penyidikan Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

“Hahaha… Kalau beli tiket sih pernah, tapi jadi calo? Jelas tidak,” ucapnya santai.
Mulyono menyebut dirinya lulus dari UGM pada Februari 1987 dan langsung merantau ke berbagai pelosok Indonesia sebagai profesional di bidang kehutanan. Ia pernah bekerja di Pulau Mentawai, Maluku, Sulawesi, Papua, hingga terakhir di Jambi.

“Saya tidak tahu motif fitnah itu. Tapi saya fokus hidup saya: bekerja, membangun bangsa, bukan jadi bahan hoaks,” tegasnya.

Terkait polemik ijazah Presiden Jokowi yang kerap disorot sebagian pihak, Mulyono memilih bersikap bijak.

“Saya kuliah bareng Pak Jokowi. Kalau dia lulus duluan karena nilainya bagus, ya wajar. Saya sendiri lulus tahun 1987,” katanya.

BACA JUGA:  Pemanggilan Menteri Kabinet Merah Putih

Soal ijazah presiden, Mulyono menambahkan bahwa itu urusan pribadi masing-masing.

“Saya punya ijazah dari kampus. Soal punya orang lain, saya nggak pernah lihat. Tapi kalau kami kuliah bareng, tentu saja logikanya sama-sama punya,” ujar pria asal Sukoharjo, Jawa Tengah, ini.
Reuni yang Jadi Viral

Reuni Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980 yang dihadiri Jokowi dan Mulyono awalnya berlangsung hangat dan penuh nostalgia. Namun kehadiran Mulyono justru memantik spekulasi liar di media sosial. Nama masa kecil Jokowi yang juga “Mulyono” menjadi bahan spekulasi liar yang tidak berdasar.

Dian Sandi menyayangkan tindakan tokoh publik yang menyebar fitnah tanpa klarifikasi.

“Narasi liar semacam ini bukan sekadar lucu-lucuan. Ini fitnah yang menyerang integritas pribadi. Kami akan terus luruskan fakta,” tutupnya.

Advertisement

Joko Widodo Jokowi UGM
Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Nasional

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Berita Utama

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Nasional

Prabowo Sungkem kepada Pengasuh Ponpes Al-Falah Ploso di Muktamar NU ke-35

Berita Utama

Aktivis AMPB Kecewa Puan Maharani Tak Temui Massa Aksi Secara Langsung

BERITA TERBARU

Driver Lokal Lontar Tolak Penambahan Armada FABA dari Luar Wilayah, Minta Kontrak dan Ritasi Transparan

Lada ‘Black Gold’, Artisnya Rempah-Rempah Zaman Kolonial

Febi Pirmansyah Kritik Pernyataan Cak Imin soal NU: Jangan Salahkan Organisasi, Lihat Rekam Jejak Sendiri

Aksi Gerakan 9 di Malingping Diwarnai Bentrokan, Mahasiswa Desak Pemeriksaan Proyek Jalan Cikeusik–Simpang Cijaku

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.