Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Menteri HAM Natalius Pigai: Terlalu Dini Sebut Ada Orang Hilang dalam Aksi Demo Agustus

Menteri HAM Natalius Pigai: Terlalu Dini Sebut Ada Orang Hilang dalam Aksi Demo Agustus

Nasional Rabu, 17 September 2025 22:24 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta — Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, menilai pernyataan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengenai adanya tiga orang hilang usai aksi demonstrasi akhir Agustus 2025 masih terlalu dini. Menurutnya, kemungkinan besar mereka hanya belum kembali ke rumah atau bersembunyi akibat kepanikan saat kericuhan terjadi.

“Kita tetap terus berjuang (ikut mencari). Saya menyatakan terus berjuang, tapi terlalu dini untuk dikatakan hilang. Bisa saja orang karena panik sembunyi,” ujar Pigai saat ditemui di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Selasa (17/9/2025).

Advertisement

Pigai menyarankan agar penggunaan istilah “orang hilang” diganti dengan “belum terlihat” atau “belum kembali ke rumah.” Ia optimistis keberadaan ketiga orang yang dilaporkan hilang dapat segera terlacak mengingat peristiwa tersebut terjadi di Jakarta yang dipenuhi jaringan kamera pengawas.

BACA JUGA:  Sidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Tolak Berdamai dan Siapkan Eksepsi

“Jakarta ini kota metropolis. Setiap sudut ada CCTV. Dengan CCTV itu bisa ditemukan orang tersebut sedang berada di mana, pergi ke mana, posisi terakhir dia ada di mana. Karena itu orang bisa temukan. Ini metodologi penyelidikan,” jelasnya.

Menteri HAM menegaskan pihaknya akan meminta kepolisian untuk menelusuri keberadaan tiga orang tersebut. Ia juga mengimbau KontraS dan masyarakat agar bersabar dan menunggu hasil penyelidikan aparat.

“Teman-teman dari KontraS, saya sampaikan ya, harus mengerti tentang penyelidikan. Sabar, kita sama-sama kerja. KontraS juga bekerja, kami juga bekerja, kita akan lihat hasilnya. Tapi jangan buru-buru berkesimpulan hilang, apalagi pakai kata hilang paksa,” tegas Pigai.

BACA JUGA:  YLBHI Soroti Kehadiran Militer di Ranah Penegakan Hukum Sipil Pasca-Penggeledahan di Cipete

Sebelumnya, KontraS melaporkan masih ada tiga orang yang belum kembali pasca-aksi demonstrasi, hingga Jumat (12/9/2025). Ketiganya adalah:

• Bima Permana Putra, bukan demonstran, hilang sejak 31 Agustus 2025. Terakhir diketahui berada di Glodok, Jakarta Barat.
• M. Farhan Hamid, demonstran, hilang sejak 31 Agustus 2025. Terakhir terlihat di sekitar Brimob Kwitang, Jakarta Pusat.
• Reno Syahputradewo, demonstran, hilang sejak 30 Agustus 2025. Terakhir juga berada di Brimob Kwitang, Jakarta Pusat.

Kasus ini sebelumnya juga mendapat perhatian sejumlah pihak, termasuk Menko Polhukam Yusril Ihza Mahendra yang menegaskan kepolisian berkewajiban mencari tiga orang tersebut, serta anggota DPR Benny K. Harman yang mendesak Kapolri untuk menuntaskan pencarian.

Advertisement

Menteri
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

BERITA TERBARU

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-27 Bahas Raperda Perubahan SOTK

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version