Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » BGN Klarifikasi Data Kasus Keracunan MBG di Garut: Bukan 500, tapi 150 Pelajar

BGN Klarifikasi Data Kasus Keracunan MBG di Garut: Bukan 500, tapi 150 Pelajar

Nasional Selasa, 23 September 2025 5:27 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com,  Jakarta – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, memberikan klarifikasi terkait kasus keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang sebelumnya disebut menimpa lebih dari 500 pelajar. Berdasarkan hasil pengecekan dan data resmi dari kepolisian serta rumah sakit, jumlah pelajar yang keracunan tercatat sebanyak 150 orang.

“Kan ditulis 400-500 sekian gitu, ternyata sudah saya cek benar dan saya sudah dapat data dari polisi, dari rumah sakit, 150 (pelajar),” kata Nanik dikutip dari Kompas.com, Minggu (21/9/2025).

Advertisement

Dari 150 pelajar tersebut, 120 di antaranya hanya mengalami gejala muntah dan langsung dipulangkan pada hari yang sama. Sementara 30 pelajar sempat dirawat di puskesmas selama satu malam sebelum diperbolehkan pulang.

BACA JUGA:  KPK Geledah Kantor Summarecon Agung hingga Rumah Pejabat ATR/BPN, Nusron Pastikan Pelayanan Tetap Berjalan

“150 itu 120-nya langsung hari itu juga enggak dirawat, maksudnya cuma muntah. Yang 30 sempat nginep di puskesmas dan sudah cuma satu hari pulang,” jelas Nanik.
Nanik menyayangkan pemberitaan sejumlah media yang menyebut angka keracunan mencapai 500-an pelajar. Ia menegaskan, data resmi dari aparat kepolisian menunjukkan jumlahnya jauh lebih sedikit.

“Tetapi kan media memberitakan 500, kalau enggak percaya ini saya punya laporannya polisi. Jadi sekarang kita kerja sama juga dengan kepolisian, kerja sama dengan dinas kesehatan, jadi kita sekarang akan bekerja sama dengan berbagai pihak,” ujarnya.

Sebelumnya, kasus keracunan makanan bergizi gratis dilaporkan menimpa ratusan siswa di Garut pada Kamis (18/9/2025). Kepala Dinas Kesehatan Garut, Leli Yuliani, menyebut hingga malam hari terdapat 569 siswa yang diduga mengalami gejala keracunan, dengan mayoritas berasal dari Kecamatan Kadungora. Dari jumlah itu, 177 siswa mengalami gejala ringan, sementara 19 lainnya harus mendapat perawatan intensif di Puskesmas Kadungora.

BACA JUGA:  Sapu Bersih BUMN: Prabowo Opsi Usut Direksi 30 Tahun ke Belakang Hingga Bentuk Pengadilan Ad Hoc

Hingga kini, perbedaan data antara BGN dan Dinas Kesehatan Garut masih menjadi sorotan, sementara investigasi penyebab keracunan MBG terus dilakukan aparat dan instansi terkait.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version