Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » ‘Efisiensi di Tengah Krisis’: Pemerintah Siapkan WFH 1 Hari, Menunggu Pengumuman Resmi

‘Efisiensi di Tengah Krisis’: Pemerintah Siapkan WFH 1 Hari, Menunggu Pengumuman Resmi

Nasional Jumat, 27 Maret 2026 20:41 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta — Di tengah tekanan global akibat perang di Timur Tengah yang berdampak pada lonjakan harga energi, pemerintah Indonesia mulai mengatur ulang ritme kerja nasional. Salah satu langkah yang kini tinggal menunggu pengumuman resmi adalah kebijakan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi pegawai pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bahwa keputusan tersebut sudah ditetapkan dan hanya tinggal diumumkan ke publik.

Advertisement

“Pokoknya sudah ditetapkan pekan ini,” ujar Airlangga usai mendampingi Presiden di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Menurutnya, pengumuman kebijakan ini tidak akan melewati akhir bulan. Dengan kata lain, publik hanya perlu menunggu hitungan hari.

BACA JUGA:  Prabowo Gelar Rapat Khusus Karhutla, Dudung Laporkan Penanganan di Sejumlah Daerah

“Secepatnya, kan tinggal berapa, bulan ini tinggal berapa hari kan. Jadi masih ada waktu,” tambahnya.

Respons Cepat Dampak Perang Energi
Kebijakan WFH ini bukan tanpa alasan. Perang di kawasan Timur Tengah—yang turut mengguncang jalur distribusi energi dunia seperti Selat Hormuz—telah memicu kekhawatiran terhadap pasokan dan konsumsi BBM dalam negeri.

Dengan mengurangi mobilitas pegawai pemerintah, negara berharap dapat menekan konsumsi BBM harian,mengurangi kepadatan lalu lintas, dam menjaga efisiensi energi nasional

Langkah ini menjadi bagian dari strategi adaptif pemerintah menghadapi ketidakpastian global tanpa langsung membebankan biaya kepada masyarakat.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa belum banyak memberikan rincian. Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto terus memantau langsung perkembangan kebijakan tersebut.

BACA JUGA:  Perdana, Pendekar Banten Latihan Jurus Baku TTKKBI di Markas DPW I Banten

“WFH sudah, kan Pak Presiden monitor langsung begitu. Ini sebentar lagi diumumkan oleh Pak Menko Perekonomian,” ujarnya.

Pernyataan ini menguatkan bahwa kebijakan tersebut telah melalui tahap final dan hanya menunggu momentum pengumuman resmi dari pemerintah pusat.

Antara Efisiensi dan Adaptasi Baru

Jika resmi diberlakukan, WFH satu hari ini akan menjadi bentuk adaptasi baru birokrasi Indonesia—bukan lagi karena pandemi, tetapi karena tekanan geopolitik global terhadap energi.

Kebijakan ini juga menunjukkan pergeseran pendekatan: dari sekadar respons krisis menjadi upaya manajemen konsumsi energi secara sistemik.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version