Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Sektor Finansial Jadi Pemantik, Rupiah Terperosok Dekati Level Rp18.000

Sektor Finansial Jadi Pemantik, Rupiah Terperosok Dekati Level Rp18.000

Nasional Jumat, 5 Juni 2026 20:31 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

GazanaPublika.com, Jakarta — Tren pelemahan nilai tukar mata uang garuda semakin mengkhawatirkan. Kondisi teranyar memperlihatkan rupiah mengalami guncangan hebat hingga terdepresiasi ke kisaran mendekati level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Pernyataan tersebut dikemukakan oleh Ekonom dari Universitas Pembangunan Nasional ‘Veteran’ (UPN) Jakarta, Achmad Nur Hidayat. Dalam analisisnya, ia menggarisbawahi bahwa ‘pemicu utama’ atau pemantik jebloknya performa nilai tukar dalam negeri kali ini adalah situasi di sektor finansial itu sendiri.

“Atau sebenarnya pasar sedang memberi pesan yang lebih keras bahwa masalah utama rupiah, bukan semata eksternal. Melainkan masalah fiskal,” kata Achmad Nur di Jakarta, Jumat (5/6/2026).

BACA JUGA:  Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan Merak, Kapolri Pastikan Beri Pelayanan Maksimal

Menurut Achmad, pergerakan nilai tukar saat ini sangat sensitif terhadap perubahan yang terjadi pada instrumen pasar keuangan secara makro. Ia melihat adanya kecenderungan besar dari para pemilik modal untuk mengamankan aset mereka ke tempat yang dinilai jauh lebih menguntungkan.

“Fenomena ini dipicu oleh tingginya ketidakpastian di pasar keuangan global serta adanya ekspektasi kenaikan suku bunga di Amerika Serikat yang mendorong terjadinya ‘capital outflow’ dari pasar domestik,” ia memaparkan rincian tersebut.

Lebih lanjut, kombinasi antara ‘sentimen negatif’ eksternal dan pergerakan teknis di pasar valuta asing ditengarai menjadi akselerator yang memaksa rupiah terus merosot menjauhi nilai fundamental jangka panjangnya.

BACA JUGA:  Free Palestine Network Kutuk Serangan AS dan Israel ke Iran, Serukan Sanksi Internasional

Urgensi Langkah Taktis Bank Indonesia

Dikutip dari Inilah.com, situasi yang kian mendesak ini dinilai membutuhkan intervensi strategis yang cepat dan terukur dari otoritas moneter. Apabila pergerakan ekstrem ini dibiarkan berlarut-larut, dampak negatifnya diprediksi dapat merembet dan mengganggu stabilitas perekonomian nasional secara keseluruhan.

Untuk memitigasi risiko tersebut, Bank Indonesia (BI) didesak segera mengoptimalkan instrumen kebijakan yang mereka miliki guna mengembalikan jangkar kepercayaan pasar.

“Oleh karena itu, Bank Indonesia harus segera melakukan intervensi pasar secara agresif dan efektif untuk menstabilkan nilai tukar serta menjaga ‘market confidence’ agar kepanikan tidak meluas,” pungkas Achmad pada akhir penjelasannya terkait fluktuasi moneter terkini.

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Mencari Bukti Tambahan, KPK Sasar Rumah Silmy Karim Pasca Penahanan

Nasional

Siap Buka Nama Besar, Mantan Pimpinan BGN Ajukan Status ‘Justice Collaborator

Berita Utama

Menkeu Purbaya Tepis Isu Mundur Sambil Berkelakar: ‘Saya Sukanya Maju’

Nasional

Kejagung Bongkar Modus ‘Markup’ dan Aliran Dana Haram Dadan cs di Program ‘MBG’

BERITA TERBARU

Membuka Sakelar Transendental: Anatomi Karakter Mistik dalam DNA Nusantara

Mencari Bukti Tambahan, KPK Sasar Rumah Silmy Karim Pasca Penahanan

Siap Buka Nama Besar, Mantan Pimpinan BGN Ajukan Status ‘Justice Collaborator

Menkeu Purbaya Tepis Isu Mundur Sambil Berkelakar: ‘Saya Sukanya Maju’

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Membuka Sakelar Transendental: Anatomi Karakter Mistik dalam DNA Nusantara

Lima Potensi Karakter Dasar Manusia dalam Desain DNA

Menelusuri Potensi Cara Berpikir yang Tertulis dalam Untaian DNA, Ini Cetak Birunya

RAGAM

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

AI Bukan Tuhan: Menelanjangi Ilusi Mahatahu di Balik Kecerdasan Buatan

Eksotis, Alami dan Memikat: Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.