Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Polisi Periksa Kejiwaan Taufik Hidayat, Selidiki Indikasi Gangguan Jiwa

Polisi Periksa Kejiwaan Taufik Hidayat, Selidiki Indikasi Gangguan Jiwa

Nasional Kamis, 25 Juni 2026 3:29 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

GazanaPublika.com, Bandung – Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat terhadap seorang perempuan berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung terus menjadi sorotan tajam publik. Kabar terbaru, penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat kini tengah mendalami kondisi kejiwaan tersangka, Taufik Hidayat (30), untuk memastikan aspek psikologis dalam perkara yang disebut telah berlangsung selama kurang lebih tiga tahun tersebut.

Berdasarkan informasi resmi pada Kamis, 25 Juni 2026, pemeriksaan kejiwaan terhadap Taufik Hidayat ini dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan lanjutan guna melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap penuntutan.

Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Polisi Rudi Setiawan, menyatakan bahwa langkah medis dan psikologis ini sangat diperlukan untuk memperoleh gambaran awal mengenai kondisi mental tersangka setelah diduga melakukan penyekapan dan penganiayaan ekstrem terhadap korban.

BACA JUGA:  Rekrutmen Koperasi Merah Putih Terapkan Sistem CAT Seperti ASN

“Termasuk juga melibatkan beberapa ahli, ahli kejiwaan, supaya kita mempunyai data awal bagaimana kondisi kejiwaan tersangka,” ujar Irjen Pol Rudi Setiawan kepada awak media.

Langkah pemeriksaan ini diambil oleh tim khusus yang ditunjuk Polda Jawa Barat mengingat pola kekerasan yang diduga dilakukan oleh tersangka dinilai sangat ekstrem, tidak wajar dalam sebuah hubungan personal, serta tergolong di luar batas kemanusiaan. Aparat penegak hukum ingin memastikan apakah terdapat gangguan psikologis spesifik yang memengaruhi tindakan sadis tersangka selama masa penyekapan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kasus memilukan ini akhirnya terbongkar setelah korban YTR ditemukan dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Pihak keluarga mengaku telah kehilangan kontak dengan korban selama sekitar tiga tahun, sebelum akhirnya menerima pesan misterius bahwa korban berada di rumah sakit dalam kondisi luka serius akibat dugaan kekerasan fisik yang berulang.

BACA JUGA:  Disorot: Spesifikasi Khusus dan Fitting Jadi Alasan Pagu Sepatu PDL Sekolah Rakyat Lebih Tinggi

Dalam laporan awal penyidikan, korban diduga kuat disekap di sebuah rumah indekos di wilayah Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Selama masa penyekapan tersebut, YTR mengalami berbagai bentuk kekerasan fisik keji yang mengakibatkan gangguan kesehatan serta trauma fisik dan psikis yang sangat serius.

Selain fokus pada pemeriksaan kejiwaan tersangka, penyidik Ditreskrimum Polda Jabar hingga saat ini terus bergerak aktif di lapangan untuk mengumpulkan bukti-bukti tambahan serta menggali keterangan dari para saksi guna memperkuat konstruksi hukum kasus ini.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama proses penyidikan yang masif ini berjalan, tersangka Taufik Hidayat kini telah diamankan dan ditempatkan di dalam sel khusus dengan pengawasan yang sangat ketat oleh petugas kepolisian. ***

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Tragis! Tiga Tahun Hilang Kontak, Wanita di Bandung Ternyata Disekap dan Disiksa Kekasih hingga Buta

Nasional

Roy Suryo dan Dokter Tifa Tidak Ditahan Kasus Ijazah Palsu, Jokowi: Kita Hormati Keputusan Kejaksaan

Nasional

Kasus Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung: Polda Jabar Tetapkan Taufik Hidayat Sebagai DPO

Berita Utama

Pemadaman Listrik Bergilir Landa Bandung hingga Bogor, Warganet Tagih Kompensasi ke PLN

BERITA TERBARU

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Bikin Pilot AS Syok, Drone Iran Bentuk Formasi Misterius ‘Ubur-ubur’ di Udara

Tembus 26 Ribu Anak Putus Sekolah di Lebak, Mahasiswa Tuntut Evaluasi

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten dan Forkopimda Laksanakan Tabur Bunga di Laut Merak

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Diplomasi Sepak Bola Iran di Tengah Ketegangan Politik Iran–AS

Budiman Sudjatmiko dan Penanggulangan Kemiskinan (Refleksi Defisit Kesadaran)

MBG Effect: Dilema Kebijakan Politik-Ekonomi dan Solusi Transisi Berkeadilan

RAGAM

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

AI Bukan Tuhan: Menelanjangi Ilusi Mahatahu di Balik Kecerdasan Buatan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.