Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Mahfud MD: Konstitusi Tegaskan Sumber Daya Alam Harus Dikelola untuk Kemakmuran Rakyat

Mahfud MD: Konstitusi Tegaskan Sumber Daya Alam Harus Dikelola untuk Kemakmuran Rakyat

Nasional Minggu, 21 Januari 2024 23:15 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: sindonews.com - debat cawapres ke-empat

Advertisement

Jakarta, GazanaPublika.com – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD, menganggap penting tema debat kali ini terkait lingkungan hidup, karena melibatkan tiga elemen kunci yang akan membentuk masa depan bangsa Indonesia, yaitu Tuhan, manusia, dan alam.

“Dalam kearifan lokal, seperti di Jawa dan Bali, terdapat istilah Tri Hita Karana, sedangkan di Sunda Jawa Barat, ada konsep Trinitas, Trisakti, dan sebagainya,” ungkap Mahfud MD dalam Debat Cawapres Kedua di JCC pada Minggu, 21 Januari 2024, malam.

Advertisement

Menurutnya, bangsa Indonesia sejak masa lalu sudah terbiasa mengambil langkah-langkah untuk melindungi lingkungan hidup agar dapat berkelanjutan.

“Konstitusi kita bahkan menyatakan bahwa sumber daya alam harus dikelola dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Enam Pangdam Baru Muncul Bersamaan dengan Peresmian 204 Satuan TNI

Mahfud MD mencatat bahwa Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat kaya, namun kemandirian pangan masih belum terwujud. Jumlah petani semakin berkurang, lahan pertanian semakin terbatas, sementara subsidi pupuk terus meningkat.

“Ada yang tidak beres. Jumlah petani mengecil, lahan pertanian sempit, tapi subsidi pupuk terus meningkat setiap tahun. Pasti ada yang tidak beres,” ujar Mahfud MD.

“Ikan laut melimpah, tapi udara kita tercemar. Investor masuk, industrialisasi berkembang, lingkungan rusak, rakyat menderita, dan akhirnya sumber daya alam menjadi sumber konflik antara rakyat dan rakyat, antara pemerintah dan pemerintah,” katanya.

Lebih lanjut, Mahfud MD merujuk pada sebuah surat dalam Al-Quran sekaligus memberikan artinya.

“Telah terjadi kerusakan di bumi karena tingkah laku manusia. Ini sebagai peringatan dari Allah agar manusia menyadari bahwa mereka telah merusak alam di negeri mereka yang seharusnya dijaga dengan baik,” ujar pasangan Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024.

BACA JUGA:  DPR Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan, Buruh Soroti Proses Pembahasan yang Tertutup

Mahfud MD mengungkapkan bahwa keberlanjutan sumber daya alam yang berpihak pada rakyat dapat diukur melalui empat kriteria, yaitu pemanfaatan, pemerataan, partisipasi masyarakat, dan penghormatan terhadap warisan leluhur.

“Kami akan mengacu pada keempat kriteria tersebut, namun saya belum melihat langkah-langkah konkret dari Pemerintah untuk memastikan keberlanjutan lingkungan alam kita,” ujar Mahfud MD.

“Sebagai contoh, proyek food estate, yang tidak hanya gagal tetapi juga merusak lingkungan. Ini bukan hal yang benar dan mengakibatkan kerugian bagi kita semua,” tambah Mahfud MD, tanpa merinci secara spesifik kelemahan dalam sektor tersebut. (Sumber: Liputan6.com)

Advertisement

Mahfud MD
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Nasional

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Nasional

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Nasional

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

BERITA TERBARU

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Kapolda Banten Sampaikan Commander Wish Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version