Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Irma Suryani, Ketua DPP Partai Nasdem Minta PDI-P Minta Jangan Melulu Salahkan Jokowi

Irma Suryani, Ketua DPP Partai Nasdem Minta PDI-P Minta Jangan Melulu Salahkan Jokowi

Nasional Jumat, 8 Maret 2024 21:21 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Irma Suryani Chaniago Ketua DPP Partai Nasdem (sumber: antaranews.com)

Advertisement

Depok, GazanaPublika.com – Ketua Bidang Kesehatan, Perempuan, dan Anak DPP Partai Nasdem, Irma Suryani, meminta Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) untuk tidak secara langsung menyalahkan Presiden Joko Widodo terkait dugaan kecurangan dalam pemilihan umum (pemilu) 2024.

Irma menyampaikan pandangannya dalam sebuah dialog di Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan politik pada Kamis (7/3/2024).

Advertisement

Dalam kesempatan tersebut, dia menyoroti peran partai politik, termasuk partainya sendiri, dalam potensi terjadinya kecurangan pemilu.

“Jadi jangan juga PDI-P mau ngomong yang salah itu Jokowi, enggak, kita juga salah. Saya sebagai salah satu pimpinan Nasdem, saya bilang parpol yang paling salah,” ungkap Irma.

BACA JUGA:  Polda Banten Pastikan Mayat Ditemukan di Pesisir Barat - Lampung Tidak Berkaitan dengan KM Arupadatu I

Irma juga mengkritik sikap PDI-P yang dinilainya tidak aktif mengkritik pemerintah saat ini yang dipimpin oleh kader partainya sendiri. Dia menyebut PDI-P sebagai partai yang bersikap diam saat berkuasa, namun menjadi vokal ketika mengalami kekalahan.

“Tapi ketika dia kalah baru dia jadi betul-betul jadi wong cilik, itu pendapat saya,” tegas Irma.

Sindiran Irma tak hanya ditujukan pada PDI-P, namun juga kepada Partai Golkar. Irma menyatakan bahwa Golkar dianggap sebagai partai pragmatis yang selalu mencari keamanan dengan bergabung dalam koalisi.

“Golkar pernah enggak jadi oposisi? Enggak pernah, di dalam terus kok, maunya aman-aman aja,” papar Irma.

BACA JUGA:  Anggaran MBG Terserap Rp139,77 Triliun, BGN Masih Punya Sisa Rp79 Triliun

Irma mendeskripsikan bahwa kekacauan di Indonesia sebagian besar disebabkan oleh pragmatisme yang terjadi di partai politik. Menurutnya, fenomena ini menyebabkan korupsi menjadi hal yang biasa, sementara politik elektoral menjadi prioritas utama dibandingkan politik ideologi.

“Partai politik menjadi akar masalah kericuhan di negeri ini, kenapa? Pragmatis, enggak ada yang enggak pragmatis. Semua partai politik korupsi, betul enggak? Kita enggak usah tutup-tutupi itu,” ujar Irma dalam diskusi bertajuk “Konsolidasi untuk Demokrasi Pasca Pemilu 2024: Oposisi atau Koalisi?” tersebut. (Sumber: Kompas.com)

Advertisement

Joko Widodo
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

BERITA TERBARU

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-27 Bahas Raperda Perubahan SOTK

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version