Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Gawat, Pemudik Teracam Tidak Bisa Mudik Pakai Kereta Api

Gawat, Pemudik Teracam Tidak Bisa Mudik Pakai Kereta Api

Berita Utama Minggu, 17 Maret 2024 23:11 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Sumbwr foto: infopublik.id

Advertisement

GazanaPublika.com – Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan mencatat bahwa ada potensi sebanyak 33,72 juta peminat moda kereta api yang berencana untuk melakukan mudik Lebaran 2024 dan masa arus balik periode 3-18 April 2024 atau H-7 dan H+7.

Namun, dari jumlah tersebut, sebagian besar tidak akan dapat terangkut sebagai penumpang karena kapasitas kereta api antarkota hanya sebanyak 3,31 juta. Dengan demikian, sekitar 30,41 juta calon penumpang moda kereta api diperkirakan tidak dapat terakomodasi selama periode tersebut.

Advertisement

Mohamad Risal Wasal, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, menyatakan bahwa saat puncak arus mudik dengan kereta api, yakni H-4, dan arus balik, H+3, jumlah penumpangnya berpotensi mencapai 3,4 juta, namun kapasitas keretanya hanya mencapai 3,31 juta.

BACA JUGA:  Mencari Bukti Tambahan, KPK Sasar Rumah Silmy Karim Pasca Penahanan

“Sehingga, untuk puncak arus mudik akan ada sekitar 900 ribu penumpang yang perlu mencari moda transportasi lainnya,” ujar Risal dalam konferensi pers daring pada Minggu (17/3/2024).

Direktorat Jenderal Perkeretaapian juga memperkirakan bahwa puncak mudik menggunakan kereta api regional diperkirakan jatuh pada H-3 Lebaran 2024, dan untuk arus balik pada H+2 Lebaran. Total pengguna dijadwalkan mencapai 2,69 juta, sementara kapasitas angkut Kereta Api Perkotaan Regional mencapai 3,26 juta.

Sementara itu, untuk Kereta Api (KA) Perkotaan Komuter, puncak arus mudik dijadwalkan pada H-5, sementara arus baliknya akan terjadi pada H+5, dengan potensi total penumpang mencapai 14,42 juta. Kapasitas angkutan KA Perkotaan Komuter adalah sebesar 41,44 juta.

BACA JUGA:  Rumah Anggota BPK Digeledah KPK

“Untuk memesan tiket KA Antarkota PT KAI, dapat dilakukan H-45, sedangkan untuk KA Bandara dilakukan H-7, dan untuk KA Perkotaan Regional dilakukan H-7 juga. Sementara itu, pemesanan tiket KA Whoosh dapat dilakukan H-14,” ungkap Risal.

Total potensi jumlah penumpang dari berbagai jenis kereta api tersebut mengalami peningkatan dibandingkan dengan realisasi pada masa mudik Lebaran 2023. Sebagai contoh, jumlah penumpang KA Antarkota mengalami kenaikan sebesar 13,3% dibandingkan dengan catatan pada tahun 2023, sementara KA Perkotaan Regional mengalami peningkatan sebesar 10,3%, dan KA Perkotaan Komuter mengalami peningkatan sebesar 26,7%. (Sumber: cnbcindonesia.com)

Advertisement

Kereta Api
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

KPK Jawab Desakan Mahfud MD Terkait Kasus Febrie

Nasional

Habib Rizieq Kritik Mahfud MD Soal Sikapnya Plin-Plan

Nasional

Seleksi CPNS 2026 Disiapkan, Pemerintah Petakan Kebutuhan dan Anggaran

Nasional

Resmi Mendaftar ke Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Besutan Eks Jubir Anies Bersiap Menuju Pemilu 2029

BERITA TERBARU

Puisi Anak Binaan LPKA Sentuh Hati Tinawati Andra Soni pada Peringatan Hari Anak Nasional

Ketua DPD GRANAT Banten Kecam Dugaan Keterlibatan Kasat Narkoba Polres Tangsel dalam Kasus Narkotika

Diskominfo Kabupaten Serang Sosialisasikan Alur Pelayanan Digital Terpadu di Kramatwatu

Warga Kp. Sitoko Gelar Swadaya Cor Jalan, Minta Perhatian Pemkab Lebak & Pemprov Banten

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.