Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » AHY Bersyukur Bisa Membawa Demokrat Bergabung Dengan KIM

AHY Bersyukur Bisa Membawa Demokrat Bergabung Dengan KIM

Nasional Sabtu, 23 Maret 2024 23:16 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Prabowo Subianto (kiri) dan AHY (kanan) (sumber: liputan6.com)

Advertisement

GazanaPublika.com – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengungkapkan rasa syukurnya atas keputusan Partai Demokrat karena bisa bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM). Partai Demokrat yang dipimpinnya, telah secara resmi mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto beberapa waktu lalu sebelum pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

AHY menyampaikan pernyataan tersebut dalam acara Silaturahmi dan Buka Bersama Partai Demokrat yang diadakan di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada hari Sabtu (23/3/2024).

Advertisement

Dalam kesempatan tersebut, AHY menggarisbawahi pentingnya langkah tersebut, menyatakan bahwa keputusan bergabung dengan KIM merupakan langkah strategis yang didasarkan pada pertimbangan menyeluruh untuk kepentingan bangsa dan negara.

AHY juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap ketidaksolidan koalisi sebelumnya, dengan menyebutkan bahwa upaya manuver politik telah terjadi sebelum hasil resmi pemilu diumumkan.

“Banyak sekali hikmahnya, sekali lagi kita bayangkan coba kita masih di tempat (koalisi) yang sama, hancur,” ujar AHY.

BACA JUGA:  Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun dan 2,3 Juta Hektare Lahan ke Negara

Lebih lanjut, AHY menegaskan bahwa bergabung dengan KIM adalah langkah yang tepat dan strategis, yang memungkinkan Partai Demokrat untuk berada di barisan yang kuat dan solid dalam mendukung agenda-agenda pembangunan nasional. Dia juga menekankan pentingnya kesolidan dan kekompakan dalam sebuah koalisi politik.

Sebagai putra sulung dari Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), AHY juga meminta para kader Partai Demokrat untuk mengambil hikmah dari keputusan tersebut. “Kita tahu, (pemilu) belum selesai semua sudah ke sana ke mari. Kalau kita di sana kemarin, kita ditinggalkan sendiri,” tutur AHY.

Dengan bergabungnya Partai Demokrat dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM), diharapkan akan tercipta sinergi dan soliditas yang kuat dalam menjalankan roda pemerintahan serta mewujudkan visi pembangunan yang lebih baik bagi Indonesia.

Meskipun hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 tidak sesuai dengan harapan para kader Partai Demokrat.

BACA JUGA:  Enam Agenda Reformasi Polri Disetujui Presiden, Pemerintah Siapkan Perubahan Lewat Revisi UU

“Meskipun mungkin kita merasa kecewa dengan perolehan kursi (parlemen) kita dalam Pileg, namun kita berhasil dalam upaya untuk kembali ke pemerintahan nasional,” ungkapnya.

Meskipun begitu, dia menegaskan agar para kader Partai Demokrat tidak merasa sombong. Baginya, apapun hasil yang diterima harus disyukuri, meskipun tetap akan dilakukan evaluasi.

“Oleh karena itu, mungkin kita harus belajar untuk tetap rendah hati. Tidak mendapat segalanya dan terus berjuang,” tambahnya.

Diketahui, AHY sebelumnya didorong oleh Partai Demokrat untuk maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) untuk mendampingi Anies Baswedan.

Pada saat itu, Partai Demokrat masih tergabung dalam Koalisi Perubahan bersama Partai Nasdem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Namun, Anies kemudian secara tiba-tiba dideklarasikan oleh Partai Nasdem untuk maju sebagai calon presiden bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar.

Situasi tersebut menyebabkan Partai Demokrat meninggalkan Koalisi Perubahan pada awal September 2023. (Sumber: kompas.com)

Advertisement

Demontrasi
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Perdana, Pendekar Banten Latihan Jurus Baku TTKKBI di Markas DPW I Banten

Nasional

Keluhan Mitra Dapur Program Makan Bergizi Gratis Soal Keracunan

Nasional

Rumah Anggota BPK Digeledah KPK

Berita Utama

Sinergi Penegak Hukum: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Sambangi Kejagung, Tekankan Hilangnya Rivalitas

BERITA TERBARU

Polda Banten Edukasi Masyarakat tentang Pencegahan Premanisme Melalui Penegakan Hukum dan Peran Masyarakat

Perdana, Pendekar Banten Latihan Jurus Baku TTKKBI di Markas DPW I Banten

Keluhan Mitra Dapur Program Makan Bergizi Gratis Soal Keracunan

Tuai Kecaman, Trump Ancam Terapkan Tarif Kargo Selat Hormuz

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

Melirik Dukungan Pusat untuk Perkebunan Jawa Barat

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.