Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » ND Sudah Biasa Bawa Samurai di Dalam.Mobilnya

ND Sudah Biasa Bawa Samurai di Dalam.Mobilnya

Nasional Kamis, 4 April 2024 14:44 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com – Tragis, kejadian kemarin (4/4/2024), mengejutkan semua orang, khususnya warga Tangerang. Pasalnya seorang wanita berambut pirang ND (43 tahun), dengan mudahnya membunuh Resy Ariskat (53), penjaga toko busana dengan pedang katana berukuran 50 cm.

Ternyata ND memang terbiasa membawa pedang katana atau sejenis samurai di dalam mobilnya. Hal ini diungkap seorang warga yang mengaku sebagai tetangga ND mengungkapkan bahwa pelaku sering kali membawa pedang tersebut di dalam mobilnya.

Advertisement

Sementara itu, seorang netizen juga memberikan informasi bahwa ND merupakan seorang ibu rumah tangga yang memiliki suami dan anak. Suaminya diketahui berada di Turki, sementara anaknya sedang menempuh pendidikan di SMP.

Polisi memastikan bahwa pedang Katana Buton Sword yang digunakan dalam insiden penusukan tersebut memang dibawa oleh ND, yang selalu disimpan di dalam mobil Toyota Yaris miliknya.

Menurut keterangan netizen, ND sering membawa pedang karena sering pulang larut malam sebagai tindakan pencegahan.

Kapolsek Kelapa Dua, Kompol Stanlly Soselisa, menjelaskan bahwa ND memiliki kebiasaan membawa pedang dalam mobilnya.

“Pedang katana ini adalah milik pelaku,” kata Stanlly.

Namun, alasan ND selalu membawa pedang belum dijelaskan secara rinci oleh pihak kepolisian.

“Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait hal ini,” tambahnya.

BACA JUGA:  Keluhan Mitra Dapur Program Makan Bergizi Gratis Soal Keracunan

Kompol Stanlly Soselisa juga menjelaskan bahwa insiden penusukan terhadap penjaga toko busana di Tangerang terjadi ketika ND hendak mencari baju koko dan batik di toko tersebut.

Kronologi Kejadian

Polisi mengungkap kronologi tragis peristiwa di mana seorang wanita bernama ND (43) menggunakan pedang katana untuk menyerang dan membunuh seorang penjaga toko busana, Resy Ariskat (52), di Tangerang.

Resy Ariskat tewas ditusuk di bagian bawah payudara sebelah kiri menggunakan katana bertuliskan “Baton Sword” pada hari Senin (1/4/2024).

Kapolsek Kelapa Dua, Kompol Stanlly Soselisa, menyampaikan kronologi pembunuhan tersebut.

Awalnya, ND berniat untuk membeli baju di toko busana tempat korban bekerja.

Namun, saat ingin masuk ke dalam toko, korban meminta ND untuk melepas alas kakinya karena sedang membersihkan lantai.

ND menolak permintaan tersebut, yang kemudian memicu cekcok antara keduanya.

ND kemudian meninggalkan toko busana tersebut.

Ketika ND meninggalkan toko, korban menyampaikan kata-kata kasar yang membuat ND emosi.

“Pelaku mendengar kata ‘tai’ yang diucapkan korban,” ujar Kapolsek Kelapa Dua Kompol Stanlly Soselisa di Mapolsek Kelapa Dua pada Selasa (2/4/2024).

ND tidak terima dengan kata-kata tersebut dan kembali berkonfrontasi dengan korban.

Situasi semakin memanas ketika ND mengambil katana yang ada di mobilnya dan menikam korban sekali.

BACA JUGA:  Gus Kikin Terpilih Pimpin PBNU 2026–2031, AHWA Tetapkan Secara Mufakat

“Pelaku mengambil sebilah samurai terbuat dari besi stainless sepanjang 50 sentimeter bertuliskan ‘Baton Sword’ dengan sarung berwarna hitam dari mobil,” kata Stanlly.

“Korban bersimbah darah dan berlari ke depan toko, kemudian jatuh tidak bergerak,” tambahnya.

Pelaku dan korban tidak memiliki hubungan sebelumnya.

Mereka baru pertama kali bertemu pada hari kejadian pembunuhan.

“Motifnya adalah sakit hati. Keduanya tidak saling kenal, dan pertemuan pertama mereka adalah sebagai penjual dan pembeli,” kata Stanlly.

Setelah melakukan perbuatan tersebut, ND mencoba melarikan diri sambil masih memegang senjata tajam.

Beberapa warga yang menyaksikan kejadian tersebut mencoba menangkap pelaku.

Namun, pelaku mengancam warga yang mencoba menghalanginya dengan senjata tajam yang dipegangnya.

Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Tangerang, Banten, sedangkan pelaku berhasil ditangkap beberapa saat setelah kejadian.

“Tim gabungan Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan bersama Polsek Kelapa Dua telah berhasil mengamankan pelaku, seorang perempuan dengan inisial DN,” kata Kasi Humas Polres Tangerang Selatan, AKP Agil.

Saat ini, polisi sedang menyelidiki asal-usul katana yang digunakan oleh pelaku untuk menyerang Resy Ariskat hingga tewas di Ruko Boutique, Jalan Borobudur, Bencongan, Kelapa Dua, Tangerang, Banten.(sumber: tibunnews.com)

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

BERITA TERBARU

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-27 Bahas Raperda Perubahan SOTK

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version