Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Sikap Hasto yang Menyuruh Jokowi Temui Anggota Anak Ranting, Diserang Ketua Umum Joman

Sikap Hasto yang Menyuruh Jokowi Temui Anggota Anak Ranting, Diserang Ketua Umum Joman

Nasional Jumat, 19 April 2024 10:15 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Ketua Umum Jokowi Mania (Joman), Immanuel Ebenezer alias Noel (sumber: detik.com

Advertisement

GazanaPublika.com – Ketua Umum Jokowi Mania (Joman), Immanuel Ebenezer alias Noel, menuding Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebagai penghambat pertemuan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto. Pernyataan Hasto sebelumnya, ia menyuruh Jokowi lebih dahulu menemui anggota Anak Ranting PDIP apabila ingin bertemu Ketua Umum PDIP,  Megawati Soekarno Putri.

Hasto Kristiyanto menanggapi pernyataan Noel dengan menyatakan bahwa Megawati menunjukkan sikap kenegarawanan dengan memilih untuk bertemu pengurus anak ranting partai terlebih dahulu pada momen Lebaran 2024. Hasto menyebut bahwa Noel tidak memahami bagaimana Megawati memiliki sikap kenegarawanan.

Advertisement

“Ya Bung Noel kan enggak tahu, bagaimana Ibu Mega memiliki sikap kenegarawanan, dan apakah perlu saya bacakan komentar dari ranting-ranting?” kata Sekjen PDIP di Markas Front Penyelemat Demokrasi dan Reformasi (F-PDR) di Jalan Diponegoro 72, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2024).

Hasto juga menegaskan bahwa para pengurus ranting partai merupakan benteng bagi Megawati. PDIP, katanya, telah menghasilkan figur-figur mumpuni dengan latar belakang rakyat biasa melalui sekolah partai.

BACA JUGA:  Istana Pastikan Status Guru PPPK Dialihkan Jadi Pegawai Pemerintah Pusat

“Melalui sekolah partai PDIP, muncullah tokoh-tokoh seperti Eri Cahyadi, yang merintis karier dari ASN hingga menjadi Wali Kota Surabaya, Bu Ita sebagai Wali Kota Semarang, dan Abdullah Azwar Anas yang menjadi bupati dua periode di Banyuwangi,” tutur Hasto di Markas Front Penyelamat Demokrasi dan Reformasi (F-PDR) di Jalan Diponegoro 72, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2024).

“Rano Karno dari kalangan artis, tapi punya suatu keberpihakan terhadap budaya bangsa, bisa menjadi gubernur. Pak Djarot Saiful Hidayat seorang dosen, bisa jadi wali kota Blitar dua periode. Begitu banyak dari kalangan rakyat biasa yang bisa jadi kepala daerah,” sambungnya.

Begitu juga, jelas Hasto, sosok Joko Widodo alias Jokowi yang dilahirkan oleh PDIP, dan kini menjadi presiden dua periode. Tetapi sifat dia berubah usai haus kekuasaan dan menyalahgunakannya untuk melanggengkan dinasti politik.

BACA JUGA:  Ledakan Gas Terjadi di Pakuwon City Surabaya, 5 Orang Luka-Luka dan Puluhan Bangunan Rusak

“Nanti yang jadi pimpinan adalah mereka yang punya uang, mereka yang punya akses terhadap hukum, sehingga hukum bisa dilanjutkan menjadi alat intimidasi. Apakah itu yang kita inginkan? Maka ini adalah sisi gelap demokrasi kita yang harus kita selamatkan,” kata Hasto Kristiyanto.

“Maka, mengapa Ibu Mega sampai menjadi amicus curiae, sebagai warga negara Indonesia dan kemudian menulis dengan perasan pikiran agar habis gelap benar benar terbitlah terang,” imbuhnya.

Lanjut, Hasto mengungkapkan, apabila bertemu anak-anak ranting partai merupakan sebuah kehormatan bagi Megawati. Menurutnya, hal itu yang tak diketahui oleh Noel.

“Lho, bansos saja dibagi dengan terang-terangan, jadi bertemu anak ranting itu kehormatan. Noel enggak tahu. Bertemu anak ranting PDI Perjuangan itu sumber kekuasaan, dari yang namanya ketua umum DPP PDI Perjuangan itu berasal dari anak ranting. Itu suatu kehormatan. Noel yang tidak tahu,” tegas Hasto. (Sumber: liputan6.com)

Advertisement

Joko Widodo Kota Serang
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version