Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Zulkifli Hasan Mengaku Pernah Dianggap Pengkhianat

Zulkifli Hasan Mengaku Pernah Dianggap Pengkhianat

Nasional Sabtu, 4 Mei 2024 20:59 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Ketua umum PAN , Zulkifli Hasan (sumber pajak.com)

Advertisement

GazanaPublika.com – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan pernah berbagi cerita tentang bagaimana dia dicap sebagai pengkhianat. Hal ini terjadi ketika dia mendukung Prabowo dalam Pilpres 2019, namun kemudian beralih bergabung ke pemerintahan Jokowi-Ma’ruf di tengah jalan.

“Dulu saya dukung Prabowo, katanya anu, pengkhianat, murtad, gitu. Ada tuh yang ngomong begitu, tapi kan sekarang yang dukung itu gabung,” ujar Zulhas.

Advertisement

“Ya pokoknya gabung aja. Jadi politik biasa, gitu. Oleh karena itu, saya meminta masyarakat berpolitik itu biasa aja, jangan baperan, ya, kan. Dulu saya kan dukung Pak Prabowo, gabung Pak Jokowi, gitu. Sekarang yang didukung yang lain, gabung sama Pak Prabowo, kan biasa aja, gitu,” tutur Zulhas.

BACA JUGA:  Kepala BGN Tolak Bertemu Mitra hingga Pemilik Dapur MBG di Ruang Kerja demi Hindari Fitnah

Cerita Zulhas tersebut merupakan tanggapan terkait Partai Nasedem dan PKB yang ingin bergabung dengan pemerintahan Prabowo-Gibran ke depan.
Terkait masalah tersebut, bisa dipastikan Zulkifli Hasan terbuka menyikapi Partai NasDem dan Partai Kebangitan Bangsa (PKB) atas kehadiran keduanya tersebut dalam.koalisi.

Politikus yang akrab disapa Zulhas itu menilai rencana Partai NasDem dan PKB yang akan bergabung dengan pemerintahan Prabowo-Gibran sebagai langkah politik yang wajar.

“Kita biasa aja itu. Kalau sudah kelar pemilu, ya sudah, dan itu memberi pelajaran kepada masyarakat ya,” ujar Zulhas kepada wartawan di Jakarta Utara, Sabtu (4/5/2024).

Lanjut, Zulhas mengatakan bahwa hal tersebut harus dipandang sebagai pendidikan politik di mana perbedaan itu tidak perlu di besar-besarkan apalagi bermusuhan.

BACA JUGA:  Nusron Wahid Pilih Mundur dari Kepengurusan Golkar, Sebut Sudah Bahas dengan Bahlil

“Jadi ini juga kan memberikan pendidikan kepada masyarakat bahwa memilih pilpres itu jangan sampai terus bawa hati, sampai sakit, sampai musuhan, sampai mengatakan orang murtad segala. Biasa aja,” kata Zulhas.

Sumber: liputan6.com

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

BERITA TERBARU

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-27 Bahas Raperda Perubahan SOTK

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version