Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Muhammadiyah Desak Pemerintah Atas Jebolnya Pusat Data Nasional Akibat Serangan Siber

Muhammadiyah Desak Pemerintah Atas Jebolnya Pusat Data Nasional Akibat Serangan Siber

Nasional Minggu, 30 Juni 2024 16:24 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Kantor PP Muhammadiyah (sumber: antaranews.com)

Advertisement

GazanaPublika.com – Yogyakarta, 30 Juni 2024 – Muhammadiyah menyatakan keprihatinannya atas serangan siber yang menyasar Pusat Data Nasional (PDN) pada Kamis, 20 Juni 2024 lalu. Serangan tersebut menyebabkan terkuncinya data milik berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah di PDN oleh peretas, mengakibatkan gangguan signifikan pada sejumlah layanan.

Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ismail Fahmi, menyampaikan kekhawatiran Muhammadiyah atas insiden ini. Dengan ribuan lembaga pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, serta ribuan dosen dan guru besar yang datanya berada di PDN, Muhammadiyah turut merasakan dampak langsung dari serangan ini.

Advertisement

“Serangan yang terjadi di Pusat Data Nasional ini bukan hanya sekadar insiden biasa, tetapi sudah mengakibatkan jatuhnya sistem digital atau sistem siber Indonesia,” ujar Ismail dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu, 29 Juni 2024.

BACA JUGA:  Doli Golkar Baca Gestur AHY: Sinyal Mulai Bidik Pilpres 2029

Menurut Ismail, pemerintah sejauh ini belum memiliki backup data dari beberapa kementerian atau lembaga yang tersandera dan masih berupaya melakukan pemulihan. Ia menilai adanya kesalahan atau kekurangan dalam perencanaan pemerintah saat membentuk PDN. “Semua orang diminta datanya di PDN, tetapi pemerintah tidak memiliki backup data untuk itu. Mengapa diperencanaannya tidak memikirkan sistem backup dan manajemen risiko yang akan terjadi,” ungkap Ismail.

Muhammadiyah berharap pemerintah dapat bertanggung jawab atas persoalan ini serta mengambil langkah-langkah pemulihan segera. Ismail juga menekankan pentingnya komunikasi yang jujur dan terbuka dari pemerintah kepada masyarakat mengenai penanganan masalah ini.

BACA JUGA:  Nusron Wahid Pilih Mundur dari Kepengurusan Golkar, Sebut Sudah Bahas dengan Bahlil

“Pemerintah dalam mengatasi masalah PDN ini harus berkomunikasi dengan jujur dan terbuka kepada masyarakat. Serta berharap Pemerintah dengan segera menyusun kembali sistem siber yang lebih komprehensif dengan melibatkan ahli dari berbagai pihak yang transparan,” tutup Ismail.

Serangan siber ini telah menjadi pengingat bagi pemerintah dan seluruh pihak terkait akan pentingnya memiliki sistem backup yang kuat dan manajemen risiko yang matang dalam menjaga keamanan data nasional. Muhammadiyah bersama dengan berbagai elemen masyarakat berharap agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Sumber: viva.co.id

Advertisement

Desa Pemerintah
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

BERITA TERBARU

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-27 Bahas Raperda Perubahan SOTK

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version