Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Pelantikan Thomas M. Djiwandono sebagai Wakil Menteri Keuangan Disorot Publik

Pelantikan Thomas M. Djiwandono sebagai Wakil Menteri Keuangan Disorot Publik

Berita Utama Kamis, 18 Juli 2024 20:17 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: Thomas M. Djiwandono (Sumber: antaranews.com)

Advertisement

GazanaPublika.com – Presiden Joko Widodo atau Jokowi resmi melantik Thomas M. Djiwandono, yang akrab disapa Tommy, sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) 2 pada Kamis, 18 Juli 2024. Pelantikan keponakan presiden terpilih Prabowo Subianto ini menarik perhatian sejumlah pengamat dan ekonom.

Media Wahyudi Askar, Direktur Kebijakan Publik Center of Economic and Law Studies (Celios), berpendapat bahwa pelantikan Tommy adalah bagian dari upaya tim Prabowo untuk memastikan kelancaran transisi pemerintahan. Sebelumnya, Tommy yang juga merupakan Bendahara Partai Gerindra, telah bergabung dalam Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Advertisement

“Pelantikan ini bertujuan untuk mengamankan sumber daya strategis di pemerintahan, khususnya terkait perencanaan anggaran,” ungkap Media Wahyudi kepada Tempo pada Kamis, 18 Juli 2024.

Senada dengan itu, Ronny P. Sasmita, Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution, mencurigai bahwa pengangkatan Tommy sebagai wakil menteri keuangan adalah langkah awal untuk mempersiapkannya sebagai calon Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani.

BACA JUGA:  Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Ditetapkan, Henriana Hatra: Langkah Maju Pemenuhan Hak Konstitusional

Menurut Ronny, setidaknya ada dua tujuan utama dari penunjukan Tommy. “Pertama, untuk mempermudah proses transisi anggaran dari platform Jokowi-Sri Mulyani ke platform baru yang akan digunakan pemerintahan Prabowo-Gibran,” ujarnya.

Kedua, Ronny melihat penunjukan ini sebagai kesempatan bagi Tommy untuk beradaptasi dan mempersiapkan diri menjadi Menteri Keuangan di pemerintahan baru. “Dengan kata lain, Tommy mungkin adalah sosok yang akan menggantikan Sri Mulyani nanti,” tambahnya.

Ronny juga menyoroti pentingnya posisi Menteri Keuangan sebagai kursi strategis yang harus dikuasai oleh presiden terpilih. Menurutnya, Prabowo memiliki opsi untuk memilih Menteri Keuangan dari kalangan profesional seperti yang dilakukan Jokowi dengan Sri Mulyani, atau dari partai dengan latar belakang yang memenuhi kriteria.

“Thomas Djiwandono memenuhi kriteria kedua. Dia adalah bendahara partai dengan latar pendidikan master ekonomi internasional,” jelas Ronny.

BACA JUGA:  Praperadilan: Kata Febrie, Polri Santai Saja

Selain itu, Ronny menganggap bahwa keputusan ini juga bisa menjadi sinyal bagi pasar tentang siapa yang akan menggantikan Sri Mulyani nantinya. Dia menilai bahwa transisi anggaran sebenarnya tidak memerlukan penambahan posisi wakil menteri, mengingat transisi sebelumnya dari Susilo Bambang Yudhoyono ke Jokowi berjalan mulus tanpa penambahan Wamen baru.

Menurut Ronny, adanya Tim Gugus Tugas Sinkronisasi sebenarnya sudah cukup untuk memastikan transisi anggaran yang lancar. Pemerintahan Jokowi masih memiliki kuasa atas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025, sementara jatah pemerintahan baru akan dimulai pada APBN-Perubahan 2025.

“Masalah transisi ini jadi panjang karena presiden terpilih ingin programnya lebih cepat diakomodasi dalam APBN yang masih di bawah otoritas pemerintahan Jokowi,” pungkas Ronny.

Sumber: Tempo.co

Advertisement

Menteri
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Nasional

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Nasional

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Nasional

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

BERITA TERBARU

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Kapolda Banten Sampaikan Commander Wish Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version