Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Isu Bahlil Mau Maju Jadi Ketum Golkar Terganjal

Isu Bahlil Mau Maju Jadi Ketum Golkar Terganjal

Nasional Rabu, 14 Agustus 2024 17:24 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi Indonesia, tengah menjadi sorotan sebagai calon kuat pengganti Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar (foto: Sindonews.com)

Advertisement

GazanaPublika.com – Nama Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi Indonesia, tengah menjadi sorotan sebagai calon kuat pengganti Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar. Airlangga secara mengejutkan mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan tersebut pada Sabtu, 10 Agustus 2024, dan sejak saat itu, berbagai spekulasi mengenai siapa yang akan menggantikannya mulai bermunculan. Salah satu nama yang mencuat adalah Bahlil Lahadalia, yang disebut-sebut memiliki dukungan signifikan dari sejumlah politikus Partai Golkar.

Isu mengenai ambisi Bahlil untuk mengambil alih posisi ketum dari Airlangga sebenarnya sudah beredar sejak beberapa waktu lalu. Pada Maret 2024, sebuah laporan dari Koran Tempo mengindikasikan bahwa Bahlil tengah disiapkan untuk menjadi Ketua Umum Partai Golkar, bersamaan dengan wacana masuknya Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke partai berlambang pohon beringin tersebut. Menurut sumber internal partai, Bahlil disebut siap memberikan posisi strategis kepada Jokowi jika dia terpilih sebagai ketua umum.

Advertisement

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, mengamati bahwa posisi Ketua Umum Partai Golkar sering kali dipegang oleh individu yang memiliki jabatan penting di pemerintahan, dan Bahlil memenuhi kriteria tersebut. Hubungannya yang erat dengan Presiden Jokowi menambah bobot dukungan terhadapnya. Menurut laporan Majalah Tempo, kedekatan antara Bahlil dan Jokowi bermula saat Bahlil menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) ke-26, di mana ia turut membentuk Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) pada 2018 yang mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019.

Selepas kemenangan Jokowi pada Pemilu 2019, Bahlil diangkat menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada Oktober tahun yang sama. Tak lama kemudian, pada April 2021, ia diangkat sebagai Menteri Investasi/Kepala BKPM, setelah pembentukan Kementerian Investasi oleh Presiden Jokowi.

BACA JUGA:  Habib Rizieq Kritik Mahfud MD Soal Sikapnya Plin-Plan

Namun, tidak semua pihak di Partai Golkar menyambut positif isu pencalonan Bahlil sebagai Ketua Umum. Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menyatakan bahwa partai saat ini lebih fokus pada persiapan Pilkada 2024 daripada memikirkan soal pengganti Airlangga. Ia menekankan pentingnya menjaga konsentrasi partai dalam menghadapi agenda politik yang sudah di depan mata.

Di sisi lain, Partai Golkar akan segera mengadakan rapat pleno untuk menentukan siapa yang akan mengisi posisi sementara Ketua Umum. Seluruh Wakil Ketua Umum Golkar disebut berpeluang untuk diangkat sebagai pelaksana tugas (Plt) ketua umum. Ahmad Doli menekankan bahwa keputusan ini sebaiknya diambil melalui musyawarah mufakat demi menjaga keharmonisan internal partai.

Meski demikian, Ketua Dewan Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar, Idrus Marham, menegaskan bahwa Bahlil Lahadalia tidak bisa menjadi pelaksana tugas Ketua Umum karena ia bukan bagian dari struktur kepengurusan Partai Golkar. Namun, Idrus mengakui adanya dukungan yang kuat dari kader-kader Golkar di berbagai daerah untuk menjadikan Bahlil sebagai ketua umum definitif. Menurutnya, hampir seluruh DPD Tingkat I dan Tingkat II Partai Golkar sepakat mendukung Bahlil.

Idrus menilai bahwa Bahlil memiliki keunggulan yang membedakannya dari calon-calon lainnya. Sebagai seseorang yang tumbuh dari akar rumput, Bahlil dinilai lebih memahami aspirasi kader-kader di tingkat bawah, sebuah kelebihan yang menurut Idrus tidak dimiliki oleh tokoh-tokoh lain di Partai Golkar yang menjabat di pusat.

Sejalan dengan dukungan tersebut, Andi Sinulingga, seorang politikus Partai Golkar, juga menyatakan keyakinannya bahwa Bahlil akan menjadi Ketua Umum definitif dalam waktu dekat. Ia mengindikasikan bahwa Munas Golkar mungkin akan dipercepat dari jadwal semula pada Desember 2024 untuk segera memilih ketua umum yang baru.

BACA JUGA:  Waka Komisi III DPR Minta Pria Penendang Wanita di Sency Dihukum Maksimal

Namun, tidak semua tokoh Golkar setuju dengan pencalonan Bahlil. Agung Laksono, Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, menyuarakan keprihatinannya bahwa calon Ketua Umum seharusnya berasal dari kalangan pengurus partai. Ia menekankan bahwa pengalaman sebagai pengurus pusat atau daerah adalah salah satu syarat yang penting untuk menjadi ketua umum.

Pandangan serupa juga disampaikan oleh Jusuf Kalla (JK), mantan Ketua Umum Partai Golkar periode 2004-2009. JK menekankan bahwa seorang Ketua Umum Partai Golkar haruslah seorang kader yang memiliki pengalaman minimal lima tahun sebagai pengurus di level pusat dan satu tahun di tingkat provinsi. JK juga menolak rencana untuk mempercepat Munas Golkar, menegaskan bahwa proses pemilihan Ketua Umum harus dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, yakni pada Desember 2024.

JK juga mengisyaratkan adanya kemungkinan tekanan eksternal yang mempengaruhi keputusan Airlangga untuk mundur, meski ia tidak menutup kemungkinan bahwa Airlangga mungkin memiliki alasan pribadi. Menurut JK, di bawah kepemimpinan Airlangga, Golkar berhasil meraih peningkatan perolehan kursi di DPR pada Pemilu lalu, sehingga tidak ada alasan bagi partai untuk terburu-buru dalam memilih penggantinya.

JK menegaskan bahwa Partai Golkar harus menghormati aturan internalnya dan tidak tunduk pada tekanan eksternal. Ia mengingatkan bahwa partai harus menjaga marwahnya dan tetap berpegang pada proses yang telah ditetapkan untuk memilih Ketua Umum yang baru.

Sumber: Tempo.co

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version