Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Pantun Muhaimin Iskandar Berbuntut di Usut Bawaslu, PKS Angkat Bicara

Pantun Muhaimin Iskandar Berbuntut di Usut Bawaslu, PKS Angkat Bicara

Nasional Senin, 20 November 2023 15:32 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
default-no-image
Ilustrasi Berita (GazanaPublika)

Advertisement

GAZANAPUBLIKA.COM – Ahmad Mabruri, juru bicara dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menganggap penyelidikan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait dugaan pelanggaran dalam pantun yang terkait dengan calon wakil presiden Muhaimin Iskandar sebagai sebuah ancaman. Ia mencatat bahwa penggunaan pantun telah menjadi hal umum di ranah publik, terutama di kalangan para pejabat.

“Itu salah satu dalam tanda petik, ancaman, ya. Kan pantun ini jadi satu hal biasa di ranah public speaking para pejabat,” kata Ahmad saat dihubungi Tempo melalui sambungan telepon, Senin, 20 November 2023. (Dikutip dari TEMPO.co)

Advertisement

Ahmad menilai bahwa pantun yang diucapkan oleh Cak Imin, panggilan untuk Muhaimin, hanyalah guyonan belaka. Dia menjelaskan bahwa tindakan serupa juga dilakukan oleh calon wakil presiden pasangan nomor tiga, Mahfud Md. Dalam pantun yang diutarakan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan itu, juga terdapat ajakan untuk memilih pasangannya.

BACA JUGA:  BGN Kaji Ubah Kantin Sekolah Jadi Dapur MBG, Ikuti Arahan Prabowo

Menurut Ahmad, pantun tersebut tidak dianggap sebagai pelanggaran. Dia menekankan bahwa ajakan yang dilontarkan oleh Cak Imin hanyalah ungkapan kegembiraan, sekaligus menjadi bagian dari sosialisasi setelah pihaknya memperoleh nomor urut.

“Kecuali sudah serius pasang spanduk. Itu kan dibikin spontan aja. Kan kita enggak tahu mau dapat nomor berapa,” ucap Ahmad.

Dilaporkan ke Bawaslu

“Bukan pantunnya, ajakannya,” kata Rahmat, di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senayan, Jakarta, pada Senin, 20 November 2023.

Pada 14 November lalu, Muhaimin Iskandar dan Mahfud Md menyampaikan pantun sebagai bagian penutup pidato mereka ketika pengundian nomor urut pasangan calon oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Saat itu, Muhaimin mengungkapkan pantunnya, “Ke Mamuju, jangan lupa pakai sepatu. Kalau ingin maju, pilih nomor satu.”

BACA JUGA:  BGN Laporkan 414 SPPG Bermasalah ke Kejagung, Ditemukan Rekening Ganda hingga Dapur Tak Beroperasi

Sementara Mahfud Md melontarkan pantun, “Hukum yang tegak harapan kita,
sejahtera merata idaman bersama. Ganjar-Mahfud pilihan kita, gotong-royong pilih nomor 3.”

Muhaimin Iskandar merupakan calon wakil presiden yang akan mendampingi Anies Baswedan. Keduanya didukung oleh Koalisi Perubahan yang terdiri dari Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sementara itu, Mahfud Md adalah pasangan dari Ganjar Pranowo yang didukung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura, dan Partai Perindo.(Sumber: TEMPO.co)

Advertisement

Bawaslu Muhaimin Iskandar Pemilu
Ricky Fadil
  • Website

Editor

Advertisement

BERITA LAINNYA

Nasional

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Berita Utama

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Nasional

Prabowo Sungkem kepada Pengasuh Ponpes Al-Falah Ploso di Muktamar NU ke-35

Berita Utama

Aktivis AMPB Kecewa Puan Maharani Tak Temui Massa Aksi Secara Langsung

BERITA TERBARU

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Polda Banten Imbau Orang Tua Awasi Anak agar Tak Terjebak Kericuhan Saat Penyampaian Aspirasi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.