Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Klaim Gus Miftah Keturunan Kiai Ageng Besari Dibantah Keluarga Tegalsari

Klaim Gus Miftah Keturunan Kiai Ageng Besari Dibantah Keluarga Tegalsari

Nasional Jumat, 6 Desember 2024 19:43 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: suara.com

Advertisement

GazanaPublika.com – Gus Miftah yang pernah mengaku sebagai keturunan langsung Kiai Ageng Muhammad Besari, pendiri Pesantren Tegalsari di Ponorogo, menuai kontroversi. Gus Miftah yang merupakan mantan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan mengklaim bahwa garis keturunannya berasal dari sang ayah, Muhammad Murodi. Kiai Besari sendiri merupakan tokoh besar abad ke-18 yang mendirikan pesantren di tengah hutan, sebuah perjuangan monumental yang masih dikenang hingga kini.

Namun, klaim ini dibantah tegas oleh pihak keluarga besar Tegalsari. Raden Kunto Pramono, generasi kedelapan dari Kiai Ageng Muhammad Besari, menyatakan bahwa nama Gus Miftah tidak tercatat dalam silsilah keluarga besar mereka.

BACA JUGA:  Polri Tegaskan Penetapan Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Berdasarkan Lebih dari Dua Alat Bukti

Advertisement

“Silsilah keluarga besar Tegalsari jelas dan runtut. Kami tidak menemukan garis keturunan Gus Miftah dalam silsilah ini,” ujar Kunto saat ditemui di kediamannya pada Jumat (6/12/2024).

Ia kemudian memaparkan silsilah lengkap keluarga besar Kiai Besari, yang terdiri dari:
1. Kiai Ageng Muhammad Besari
2. Kiai Ageng Muhammad Ilyas
3. Kiai Kanjeng Bagus Hasan Besari
4. Kiai Kasan Anom I
5. Kiai Kasan Anom II
6. Eyang Gatut Muhammad Ismail
7. R. Hartawan Cokroadisiswoyo
8. R. Kunto Pramono

Sementara itu, publik memberikan beragam respons terhadap klaim Gus Miftah. Sebagian meragukan kebenaran klaim tersebut, terutama mengingat sejumlah kontroversi yang sering melibatkan tokoh ini. Meski demikian, ada pula yang menerima pengakuannya sebagai bagian dari tradisi lisan yang diwariskan di lingkup keluarga.

BACA JUGA:  Kapolri Temui Jaksa Agung: Tidak Pernah Ada Masalah di Antara Dua Institusi

Gus Miftah sendiri dikenal dengan gaya dakwahnya yang tidak konvensional, sering menyasar komunitas marjinal dengan pendekatan modern. Namun, pendekatan ini tak jarang memancing kontroversi yang memperkuat sorotan terhadap dirinya di berbagai kesempatan.

Polemik ini menambah dinamika perjalanan Gus Miftah sebagai tokoh agama, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya validasi terhadap klaim sejarah dan nasab keluarga di tengah perhatian publik yang besar.

Sumber: IDNTimes.com

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version