Advertisement
GazanaPublika.com – Gus Miftah yang pernah mengaku sebagai keturunan langsung Kiai Ageng Muhammad Besari, pendiri Pesantren Tegalsari di Ponorogo, menuai kontroversi. Gus Miftah yang merupakan mantan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan mengklaim bahwa garis keturunannya berasal dari sang ayah, Muhammad Murodi. Kiai Besari sendiri merupakan tokoh besar abad ke-18 yang mendirikan pesantren di tengah hutan, sebuah perjuangan monumental yang masih dikenang hingga kini.
Namun, klaim ini dibantah tegas oleh pihak keluarga besar Tegalsari. Raden Kunto Pramono, generasi kedelapan dari Kiai Ageng Muhammad Besari, menyatakan bahwa nama Gus Miftah tidak tercatat dalam silsilah keluarga besar mereka.
Advertisement
“Silsilah keluarga besar Tegalsari jelas dan runtut. Kami tidak menemukan garis keturunan Gus Miftah dalam silsilah ini,” ujar Kunto saat ditemui di kediamannya pada Jumat (6/12/2024).
Ia kemudian memaparkan silsilah lengkap keluarga besar Kiai Besari, yang terdiri dari:
1. Kiai Ageng Muhammad Besari
2. Kiai Ageng Muhammad Ilyas
3. Kiai Kanjeng Bagus Hasan Besari
4. Kiai Kasan Anom I
5. Kiai Kasan Anom II
6. Eyang Gatut Muhammad Ismail
7. R. Hartawan Cokroadisiswoyo
8. R. Kunto Pramono
Sementara itu, publik memberikan beragam respons terhadap klaim Gus Miftah. Sebagian meragukan kebenaran klaim tersebut, terutama mengingat sejumlah kontroversi yang sering melibatkan tokoh ini. Meski demikian, ada pula yang menerima pengakuannya sebagai bagian dari tradisi lisan yang diwariskan di lingkup keluarga.
Gus Miftah sendiri dikenal dengan gaya dakwahnya yang tidak konvensional, sering menyasar komunitas marjinal dengan pendekatan modern. Namun, pendekatan ini tak jarang memancing kontroversi yang memperkuat sorotan terhadap dirinya di berbagai kesempatan.
Polemik ini menambah dinamika perjalanan Gus Miftah sebagai tokoh agama, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya validasi terhadap klaim sejarah dan nasab keluarga di tengah perhatian publik yang besar.
Sumber: IDNTimes.com
Advertisement
