Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Guntur Romli: Penggeledahan Rumah Hasto Upaya Alihkan Isu Laporan OCCRP

Guntur Romli: Penggeledahan Rumah Hasto Upaya Alihkan Isu Laporan OCCRP

Nasional Selasa, 7 Januari 2025 21:29 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto ilustrasi detik.com

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP angkat suara terkait penggeledahan rumah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Langkah ini dilakukan dalam rangka penyidikan dugaan kasus suap dan perintangan penyidikan (obstruction of justice).

Juru Bicara PDIP, Guntur Romli, menduga penggeledahan tersebut sebagai upaya untuk mengalihkan perhatian publik dari laporan investigasi internasional yang dirilis oleh Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP). Laporan itu menempatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai salah satu pemimpin dunia yang dianggap paling korup pada tahun 2024.

Advertisement

“Penggeledahan rumah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Bekasi ini kami duga merupakan langkah untuk mengalihkan perhatian dari pengumuman OCCRP yang menempatkan Presiden Jokowi sebagai finalis terkorup di dunia,” ujar Guntur saat dihubungi pada Selasa (7/1/2025), dilansir dari CNNIndonesia.com.

BACA JUGA:  Milad ke-3 TTKKBI Dihadiri Wali Kota Serang, Budi Rustandi: TTKKBI Berkontribusi bagi Kota Serang

Guntur menyebut bahwa laporan OCCRP tersebut telah membuat Presiden Jokowi sangat terganggu. Ia juga menuding adanya upaya dari pihak istana untuk menutupi pemberitaan ini.

“Kami mendapat informasi bahwa Jokowi merasa terganggu dan marah atas laporan OCCRP. Untuk itu, berbagai langkah diambil, mulai dari pengerahan buzzer hingga intimidasi terhadap pihak yang menyuarakan isu ini,” tambahnya.

Menurut Guntur, penggeledahan rumah Hasto Kristiyanto oleh KPK ini juga diduga terkait dengan adanya sejumlah aktivis dan LSM yang baru-baru ini mendatangi KPK. Mereka mendesak lembaga antirasuah tersebut untuk menindaklanjuti dugaan kasus korupsi dan pencucian uang yang melibatkan Jokowi.

BACA JUGA:  Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, DPR Bongkar Temuan Fasilitas Mewah dan CCTV

“Ketika tuntutan untuk menindaklanjuti kasus tersebut meningkat, tiba-tiba KPK melakukan penggeledahan di rumah Hasto. Kami melihat ini sebagai bagian dari strategi pengalihan isu,” kata Guntur.

Di sisi lain, Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, membenarkan bahwa pihaknya sedang melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan suap dan obstruction of justice yang melibatkan Hasto.

“Saat ini, tim penyidik sedang melakukan penggeledahan di rumah tersangka HK (Hasto Kristiyanto),” ujar Tessa dalam keterangannya, Selasa (7/1/2025).

Penggeledahan ini dilakukan untuk mendalami dugaan keterlibatan Hasto dalam kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dan tindakannya yang diduga menghambat penyidikan KPK. Hingga kini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai hasil penggeledahan tersebut.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version