Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Rocky Gerung Sebut Indonesia Tengah Dihadapkan pada ‘Kegelapan Konstitusi’ Akibat Jokowi

Rocky Gerung Sebut Indonesia Tengah Dihadapkan pada ‘Kegelapan Konstitusi’ Akibat Jokowi

Nasional Jumat, 11 April 2025 16:35 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com,   Jakarta – Pengamat politik Rocky Gerung kembali melontarkan kritik keras terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo. Ia menyoroti kondisi politik Indonesia saat ini yang menurutnya telah menyimpang dari prinsip demokrasi dan konstitusi.

Dalam pernyataannya melalui kanal YouTube pribadinya, Rocky menggambarkan situasi politik nasional sebagai masa “Indonesia gelap”. Istilah tersebut merujuk pada apa yang ia anggap sebagai upaya sistematis untuk melemahkan semangat konstitusi demi kepentingan pribadi dan dinasti kekuasaan.

Advertisement

“Indonesia menjadi gelap karena Presiden Jokowi telah menggelapkan konstitusi,” ujar Rocky dalam tayangan yang diunggah pada Kamis (10/4/2025).

BACA JUGA:  Prabowo Bahas Penyesuaian Syarat Rekrutmen Warga Dayak Pedalaman Jadi Prajurit TNI

Ia menilai langkah Jokowi dalam menentukan arah suksesi politik tidak didasarkan pada mekanisme demokrasi yang sehat, melainkan digerakkan oleh upaya untuk mengamankan posisi politik keluarganya—khususnya dalam menyongsong Pemilu 2029.

“Presiden Jokowi dengan sengaja menutupi cahaya konstitusi agar manuver politik, atau yang biasa disebut ‘cawe-cawe’, dapat meloloskan agenda untuk anaknya,” tambah Rocky dengan nada tegas.

Rocky juga menepis anggapan bahwa kritiknya dilandasi sentimen pribadi terhadap Jokowi atau Presiden terpilih Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa pandangannya bersumber dari analisis rasional terhadap dinamika sosial-politik dan ekonomi Indonesia yang kini dianggapnya berada dalam masa turbulensi.

BACA JUGA:  Sidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Tolak Berdamai dan Siapkan Eksepsi

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa pemerintahan yang hanya bersandar pada pendapat para buzzer atau lembaga survei berbayar akan kehilangan arah kebijakan yang sehat. Dalam konteks itu, peran oposisi dan kekuatan kritis masyarakat sipil menjadi vital sebagai pengontrol jalannya pemerintahan.

“Tanpa kritik yang jujur, demokrasi akan kehilangan ruhnya,” pungkas Rocky.

Advertisement

Joko Widodo
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version