Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » SDN Citerep Meriahkan Pelepasan Siswa Kelas 6 dengan Pentas Seni dan Kreativitas

SDN Citerep Meriahkan Pelepasan Siswa Kelas 6 dengan Pentas Seni dan Kreativitas

Banten Kamis, 19 Juni 2025 13:32 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Serang — Suasana penuh keceriaan dan haru mewarnai halaman SDN Citerep, Kecamatan Walantaka, Kota, Serang, saat sekolah ini menggelar Pentas Seni dan Kreativitas yang dirangkaikan dengan acara pelepasan siswa-siswi kelas 6, pada Kamis (19/6/2025).

Mengusung tema ‘Menggali Potensi, Bakat, dan Kreativitas Anak’, kegiatan ini menjadi momen yang sangat berkesan bagi para siswa yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan dasar mereka. Pentas seni ini sekaligus menjadi panggung ekspresi untuk menunjukkan hasil pembinaan karakter dan kreativitas selama enam tahun menempuh pendidikan di SDN Citerep.

Advertisement

Dalam acara tersebut, siswa-siswi kelas 6 tampil memukau melalui beragam pertunjukan seni, mulai dari tarian, paduan suara, hingga drama panggung bertema kebersamaan dan cita-cita masa depan. Ratusan orang tua, wali murid, serta para guru hadir dan tampak antusias menyaksikan penampilan anak-anak mereka.

Kepala SDN Citerep, Madnur, dalam sambutannya menyampaikan pesan khusus kepada para siswa yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Ia menekankan pentingnya menjaga nama baik sekolah serta menjunjung tinggi nilai-nilai yang telah diajarkan.

“Selama enam tahun mereka belajar di sekolah ini, tentu banyak nilai dan pengalaman yang mereka dapat. Harapan kami, mereka tetap menjaga nama baik SDN Citerep dan mampu menunjukkan pribadi yang baik ketika berada di lingkungan sekolah yang baru,” ujar Madnur.

BACA JUGA:  Ketua DPD GRANAT Banten Kecam Dugaan Keterlibatan Kasat Narkoba Polres Tangsel dalam Kasus Narkotika

Lebih lanjut, Madnur menyampaikan harapannya agar para lulusan menjadi anak-anak yang berguna bagi nusa, bangsa, dan agama. Ia menegaskan bahwa sekolah dasar merupakan pondasi penting dalam membentuk karakter dan masa depan siswa.
“Sekolah dasar adalah pondasi dan tonggak utama dalam kehidupan mereka ke depan. Kami sebagai pendidik hanya bisa mendoakan agar perjalanan mereka dimudahkan oleh Allah dan mereka kelak menjadi insan yang sukses, baik di dunia maupun akhirat,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu guru, Nuryasin turut mengungkapkan rasa bangganya terhadap para siswa. Menurutnya, acara ini bukan sekadar perpisahan, tetapi juga ruang untuk memperlihatkan bahwa pendidikan mencakup aspek nilai dan kreativitas.

“Kami bangga dengan semangat dan kreativitas anak-anak. Ini bukan hanya seremoni kelulusan, tetapi juga ajang pembuktian bahwa pendidikan bukan sekadar soal angka, tapi juga tentang karakter dan ekspresi diri,” tuturnya haru.

Nuryasin menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan ajang puncak kreasi yang bersifat purna di saat para siswa akan menggalkan sekolah SDN Citerep selamanya.

BACA JUGA:  TTKKBI Resmi Bentuk DPW II Kabupaten Pandeglang, Rizki Setiawan Terpilih Jadi Ketua

“Oh ya, ini adalah kegiatan purna, sebab mereka akan meninggalkan sekolah ini selamanya,” ungkapnya.

Antusiasme juga datang dari para orang tua siswa. Salah satunya, Dewi, orang tua dari siswi kelas 6, yang tampak terharu menyaksikan penampilan anaknya di atas panggung.

“Rasanya campur aduk, antara bangga dan sedih. Bangga karena anak-anak tampil percaya diri, sedih karena mereka akan meninggalkan masa-masa kecil yang indah di sekolah ini. Terima kasih untuk para guru yang telah sabar dan setia membimbing anak kami selama enam tahun,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Acara ditutup dengan prosesi pelepasan simbolik, pembacaan doa, dan penyerahan kenang-kenangan antar siswa dan guru. Banyak siswa, guru, dan orang tua yang larut dalam suasana emosional, menandai akhir dari sebuah babak yang penting dalam kehidupan pendidikan anak-anak.

SDN Citerep berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi tradisi tahunan yang tidak hanya memperkuat hubungan sekolah dengan orang tua, tetapi juga membentuk generasi yang unggul secara akademik maupun karakter.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

Banten

Driver Lokal Lontar Tolak Penambahan Armada FABA dari Luar Wilayah, Minta Kontrak dan Ritasi Transparan

Banten

Febi Pirmansyah Kritik Pernyataan Cak Imin soal NU: Jangan Salahkan Organisasi, Lihat Rekam Jejak Sendiri

Banten

Aksi Gerakan 9 di Malingping Diwarnai Bentrokan, Mahasiswa Desak Pemeriksaan Proyek Jalan Cikeusik–Simpang Cijaku

BERITA TERBARU

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Puluhan Orang Terjatuh

Prabowo Bahas Penyesuaian Syarat Rekrutmen Warga Dayak Pedalaman Jadi Prajurit TNI

Gus Kikin Terpilih Pimpin PBNU 2026–2031, AHWA Tetapkan Secara Mufakat

Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.