Advertisement
GazanaPublika.com, Lebak — Desa Mekarsari, sebuah kawasan asri di Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, mendadak semarak dengan hadirnya sekelompok mahasiswa dari Universitas Bina Bangsa (UNIBA) yang tengah melaksanakan program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM). Mereka datang tak sekadar tinggal, melainkan membawa semangat perubahan lewat program bertajuk “Edukasi Kreatif untuk Pemberdayaan Masyarakat”.
Dimulai sejak 8 Juli hingga akhir Agustus, para mahasiswa ini menggelar berbagai kegiatan yang mencakup pelatihan UMKM, penyuluhan kesehatan, pengembangan website desa, hingga mengajar di sekolah dasar. Semua dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata warga, sekaligus mendorong kemandirian dan literasi digital di tengah era yang serba cepat.
Advertisement
“Program ini bukan sekadar pengabdian, tapi juga bentuk kolaborasi langsung dengan masyarakat dalam membangun kesadaran terhadap potensi lokal yang selama ini belum tergarap maksimal,” ujar Ilham, ketua kelompok KKM UNIBA di Desa Mekarsari (12/7/2025).
Desa Mekarsari sendiri memiliki lanskap yang memesona. Dikelilingi persawahan hijau, udara pegunungan yang sejuk, dan letaknya tak jauh dari Bendungan Karian—bendungan terbesar ketiga di Indonesia—desa ini menyimpan potensi besar sebagai destinasi wisata edukatif berbasis alam. Sayangnya, keterbatasan promosi dan manajemen wisata membuat pesona Mekarsari belum banyak diketahui publik.
Melihat peluang tersebut, mahasiswa UNIBA turut merancang pengembangan wisata edukatif berbasis potensi desa. Salah satu langkah konkret mereka adalah membangun website desa yang informatif, yang ke depannya bisa menjadi pusat promosi digital dan etalase UMKM lokal. Tak hanya itu, warga diajak memahami dasar-dasar kewirausahaan, pentingnya pola hidup sehat, serta mendampingi siswa SD dengan metode belajar yang menyenangkan.
Antusiasme warga pun terlihat dari keterlibatan aktif mereka dalam setiap sesi. Para ibu rumah tangga belajar membuat kemasan produk UMKM yang menarik, anak-anak desa antusias menyambut kelas-kelas kreatif, dan aparat desa mulai menyusun narasi digital tentang kekayaan alam Mekarsari.
“Harapan kami, program ini tidak berhenti di sini, tapi menjadi awal dari gerakan kolektif masyarakat untuk lebih berdaya, mandiri, dan mengenali kekuatan mereka sendiri,” tambah Ilham.
Program KKM ini menjadi bukti bahwa sinergi antara ilmu pengetahuan, kreativitas, dan kemauan warga bisa membuka jalan menuju masa depan desa yang lebih cerah.
Mekarsari mungkin masih sederhana, tapi dengan langkah-langkah kecil yang konsisten, desa ini bisa menjadi contoh inspiratif bagaimana mahasiswa dan masyarakat berjalan bersama menuju perubahan.
Advertisement
Advertisement
