Advertisement
GazanaPublika.com, Lebak — Satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah berlalu. DPC GMNI Lebak memberikan apresiasi atas upaya pemerintah menjaga stabilitas dan mencatat pertumbuhan ekonomi nasional, namun menekankan bahwa keberhasilan tersebut belum sepenuhnya dirasakan masyarakat di tingkat akar rumput.
Ketua DPC GMNI Lebak, Musail, menegaskan bahwa banyak program unggulan pemerintah masih membutuhkan evaluasi mendalam dan perbaikan agar dampaknya benar-benar terasa di masyarakat.
Advertisement
“Satu tahun kinerja Prabowo-Gibran harus kita lihat sejauh mana realisasinya yang berdampak langsung pada rakyat bawah. Pertumbuhan ekonomi tidak boleh berhenti sebagai angka statistik di pusat. Ia harus bermakna, berdaulat, dan terasa di dapur rakyat, sekolah anak-anak, dan lumbung-lumbung desa,” kata Musail.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Regulasi Lemah dan Permasalahan Teknis
DPC GMNI Lebak menyoroti banyak kendala di lapangan, mulai dari keterlambatan distribusi, kualitas menu yang dipertanyakan, hingga masalah keamanan pangan. Menurut Musail, hal ini menunjukkan bahwa program MBG dijalankan tanpa regulasi jelas dan pengawasan yang memadai.
“Pemerintah harus memastikan setiap program menjadi substansi utama, bukan sekadar gimmick politik,” tegasnya.
Program koperasi di desa harus segera bergerak dari peresmian ke operasional. Musail menekankan pentingnya ketersediaan modal kerja, pendampingan manajerial, dan akses pasar agar koperasi menjadi motor penggerak ekonomi desa, bukan lembaga mati suri.
Sekolah Rakyat: Mutu dan Akses Merata
Inisiatif pendidikan gratis dan berkualitas harus benar-benar tersedia bagi anak-anak kurang mampu. “Sekolah Rakyat bukan sekadar program rintisan, tetapi komitmen nyata untuk fasilitas dan kurikulum bermutu tinggi,” ujar Musail.
Tuntutan dan Rekomendasi GMNI Lebak
• Penguatan Regulasi MBG: Audit dan perbaikan total sistem MBG dengan melibatkan masyarakat sipil dan mahasiswa.
• Transparansi Anggaran dan Dampak: Keterbukaan data anggaran dan indikator dampak program di tingkat kabupaten/kota.
• Pendekatan Kerakyatan: Semua program harus berpihak pada kepentingan rakyat kecil, bukan kelompok tertentu atau oligarki.
“Banyak hal yang harus dievaluasi dan diperbaiki. GMNI Lebak akan terus mengawal dan menyuarakan kepentingan rakyat. Kami berharap pada tahun kedua kepemimpinan, program-program ini efektif, tepat sasaran, dan benar-benar mewujudkan cita-cita Indonesia berdaulat secara ekonomi, berdikari secara politik, dan berkepribadian dalam kebudayaan,” tutup Musail.
Advertisement
Advertisement
