Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Lebak Targetkan Lebih 150 Ribu Hektar LTT, Lebak Bisa Surplus Pangan

Lebak Targetkan Lebih 150 Ribu Hektar LTT, Lebak Bisa Surplus Pangan

Banten Kamis, 16 April 2026 19:31 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Lebak – Guna menyumbangkan ketersediaan pangan, pada 2026 ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menargetkan luas tambah tanam (LTT) sekitar 157 ribu hektare, dan jika berjalan mulus, di Lebak bisa surplus sekitar 260 ribu ton per tahun.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Lebak, Rahmat Yuniar mengaku sat ini tengah menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mencapai target LTT seluas itu.

Advertisement

Disebutkan, Distan Lebak kini berkolaborasi dengan petugas penyuluh lapang (PPL) dari Kementerian Pertanian, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan lainnya.

Menurut Rahmat, kini Kabupaten Lebak masuk daerah lumbung pangan di Banten, sehingga target LTT seluas 157 ribu hektare bisa tercapai.

BACA JUGA:  Kapolda Banten Pastikan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Berjalan Optimal

“Saat ini baru tercapai 44 ribu hektar, atau baru 22 persenan. Sesuai data, jika LTT tercapai, itu bisa menghasilkan gabah panen sekitar 700 ribu lebih ton dan jika dikalkulasikan pangan setara beras mencapai 440 ribu ton,” terangnya, Kamis (16/4/2026).

Kata Rahmat, penduduk Lebak sekitar 1,5 juta diperkirakan membutuhkan 180 ribu ton per tahun. “Produksi beras saat ini 440 ribu ton, jadi dibanding dengan kebutuhan jumlah penduduk berarti surplus 260 ribu ton. Jadi Lebak bisa menyumbangkan ketersediaan pangan nasional,” ungkap Rahmat.

“Kalaupun terganggu kemarau ekstrem El Nino, kami siapkan petani dengan program pompanisasi dan perbaikan irigasi dan embung, selain itu petani juga bisa menggunakan benih tahan kekeringan sejenis inpari 32, 42 atau dengan inpago 8,” jelasnya. (*)

BACA JUGA:  Rencana Pembangunan Wisata Karodangan: Dorong Ekonomi Lokal Tanpa Lupakan Budaya

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Banten

Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

Banten

Driver Lokal Lontar Tolak Penambahan Armada FABA dari Luar Wilayah, Minta Kontrak dan Ritasi Transparan

Banten

Febi Pirmansyah Kritik Pernyataan Cak Imin soal NU: Jangan Salahkan Organisasi, Lihat Rekam Jejak Sendiri

Banten

Aksi Gerakan 9 di Malingping Diwarnai Bentrokan, Mahasiswa Desak Pemeriksaan Proyek Jalan Cikeusik–Simpang Cijaku

BERITA TERBARU

Prabowo Bahas Penyesuaian Syarat Rekrutmen Warga Dayak Pedalaman Jadi Prajurit TNI

Gus Kikin Terpilih Pimpin PBNU 2026–2031, AHWA Tetapkan Secara Mufakat

Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

Driver Lokal Lontar Tolak Penambahan Armada FABA dari Luar Wilayah, Minta Kontrak dan Ritasi Transparan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.