Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Di Tengah Moratorium, Wacana Pemekaran 8 Kabupaten dan Kota Baru di Banten Terus Bergulir

Di Tengah Moratorium, Wacana Pemekaran 8 Kabupaten dan Kota Baru di Banten Terus Bergulir

Banten Rabu, 18 September 2024 14:32 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

GazanaPublika.com – Di tengah moratorium pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) yang masih berlangsung, isu pemekaran wilayah di Provinsi Banten terus bergulir dan tak pernah benar-benar padam. Salah satu alasan kuat yang mendorong pemekaran ini adalah hambatan geografis yang dialami masyarakat di daerah-daerah terpencil. Jarak yang terlalu jauh untuk mengurus administrasi ke pusat kota menjadi keluhan utama, sehingga pemekaran diharapkan dapat memperpendek rentang kendali pemerintahan dan mempercepat pelayanan publik.

Pemerintah Provinsi Banten tengah mengkaji potensi pemekaran wilayah di beberapa kabupaten dan kota, dengan tujuan mempercepat pembangunan dan pelayanan publik. Pemekaran ini merupakan upaya untuk membentuk daerah administrasi baru yang lebih terfokus, dengan harapan setiap daerah hasil pemekaran akan memiliki daya kelola yang lebih efektif dan mampu mempercepat kesejahteraan masyarakat.

Dalam wacana ini, terdapat delapan calon kabupaten dan kota baru yang sedang dipertimbangkan untuk dimekarkan di Provinsi Banten. Berikut rincian dari delapan daerah tersebut:

BACA JUGA:  Polda Banten Imbau Wisata Alternatif dan Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Anyer–Cinangka

1. Kabupaten Cibaliung
Pemekaran dari Kabupaten Pandeglang dengan pusat pemerintahan di Cibaliung. Wilayahnya mencakup 191 km persegi dengan populasi sekitar 303.000 jiwa.

2. Kabupaten Caringin
Rencana pemekaran ini juga berasal dari Kabupaten Pandeglang, mencakup tujuh kecamatan dengan ibu kota di Labuan. Kabupaten ini diproyeksikan memiliki luas 282 km persegi dengan jumlah penduduk mencapai 269.000.

3. Kabupaten Cilangkahan
Daerah ini akan terpisah dari Kabupaten Lebak, dengan ibu kota di Malingping. Kabupaten ini meliputi 10 kecamatan dengan luas 1.581 km persegi dan populasi 467.000 jiwa.

4. Kota Rangkasbitung
Pemekaran dari Kabupaten Lebak dengan cakupan wilayah seluas 324 km persegi dan jumlah penduduk 443.000. Kota ini diproyeksikan menjadi pusat baru di wilayah tersebut.

5. Kabupaten Serang Barat
Daerah ini akan melepaskan diri dari Kabupaten Serang dengan ibu kota di Gunung Sari. Kabupaten ini mencakup 12 kecamatan dengan luas 725 km persegi dan populasi sekitar 666.000 jiwa.

BACA JUGA:  Lapas Rangkasbitung Bersihkan Alun-alun dan Masjid Agung dalam Hari Bakti Pemasyarakatan 2026

6. Kabupaten Tangerang Barat
Sebagai pemekaran dari Kabupaten Tangerang, calon wilayah ini terdiri dari sembilan kecamatan dengan pusat pemerintahan di Balaraja. Luas wilayahnya diperkirakan 283 km persegi dengan jumlah penduduk 706.000 jiwa.

7. Kabupaten Tangerang Utara
Wilayah yang akan memisahkan diri dari Kabupaten Tangerang ini mencakup 14 kecamatan dengan ibu kota di Mauk. Luas wilayahnya 413 km persegi dengan populasi sekitar 1,1 juta jiwa.

8. Kota Tangerang Tengah
Pemekaran ini direncanakan mencakup lima kecamatan dari Kabupaten Tangerang dengan luas wilayah 175 km persegi dan populasi 671.000 jiwa.

Pemekaran ini diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat setempat.

Kota Serang
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Polda Banten Meringkus Debt Collector Yang Melakukan Perampasan dan Penganiayaan Terhadap Personel Brimob

Banten

Peringati Hari Lahir Pancasila, Polda Banten Gelar Upacara dan Serukan Persatuan

Banten

STAI Nurul Hidayah Lebak Banten Wisuda 46 Sarjana dan Peringati Harlah Ke-14

Banten

UNMA Gelar Kurban Idul Adha, Sembelih 2 Sapi dan 3 Kambing, Perkuat Nilai Kepedulian

BERITA TERBARU

Tren Sengketa Informasi di Jabar Bergeser ke Sektor Pendidikan, Dipicu Alokasi Dana BOS

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Copot Jabatan Pimpinan, Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik ‘SPPG’

Kasus Korupsi BGN: Eks Kepala dan Dua Mantan Wakil Resmi Menyandang Status Tersangka

Polda Banten Meringkus Debt Collector Yang Melakukan Perampasan dan Penganiayaan Terhadap Personel Brimob

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Menelusuri Potensi Cara Berpikir yang Tertulis dalam Untaian DNA, Ini Cetak Birunya

Mengurai Dialektika Genetika, Epigenetika, dan Jati Diri Klan Leluhur

Kritik dan Dialektika Kebijakan Alokasi Anggaran Makan Bergizi Gratis 2026

RAGAM

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

AI Bukan Tuhan: Menelanjangi Ilusi Mahatahu di Balik Kecerdasan Buatan

Eksotis, Alami dan Memikat: Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.