Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Viral di Media Sosial, Seorang Ayah Diduga Dijebak Lalu Dianiaya hingga Tewas

Viral di Media Sosial, Seorang Ayah Diduga Dijebak Lalu Dianiaya hingga Tewas

Banten Selasa, 12 November 2024 20:11 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
default-no-image
Ilustrasi Berita (GazanaPublika)

GazanaPublika.com, Serang – Sebuah unggahan di akun Instagram @itsdechan menjadi sorotan setelah mengisahkan seorang ayah yang diduga dijebak, dituduh melakukan pelecehan, lalu dianiaya hingga meninggal dunia. Kejadian ini dilaporkan terjadi di rumah seorang perempuan bernama Mukaidah di Cipocok Jaya, Serang, Banten.

Dalam unggahan yang viral, pemilik akun @itsdechan menceritakan bahwa ayahnya dihubungi oleh Mukaidah untuk memperbaiki lampu rumah pada pagi 5 September 2024. Saat korban masuk ke dalam rumah, pintu langsung dikunci, dan dalam beberapa menit, sejumlah pria yang diduga ayah, adik, dan paman Mukaidah menyerang korban. Ia diikat dan dipukuli selama sekitar dua setengah jam sebelum polisi tiba di lokasi, hingga akhirnya korban meninggal dunia.

BACA JUGA:  Kapolda Banten Tanam 1.000 Pohon dan Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Lebak

Polda Banten, melalui Dirreskrimum AKBP Dian Setyawan, membenarkan adanya kasus penganiayaan ini. Dian menjelaskan, usai kejadian pada 5 September, korban sempat melapor ke Polsek Cipocok Jaya, dan sempat ada kesepakatan damai dengan pelaku yang bersedia mengganti biaya pengobatan sebesar Rp 4 juta.

Namun, beberapa hari kemudian, tepatnya 10 September, korban mulai sakit dan dilarikan ke RSUD Banten hingga akhirnya meninggal. Setelah pemakaman, keluarga korban dan pihak pelaku kembali bertemu dan sepakat pada permintaan uang kerahiman sebesar Rp 150 juta yang rencananya akan dibayarkan paling lambat 14 Oktober.

AKBP Dian menegaskan bahwa kasus ini masih dalam proses penanganan di Polda Banten dan mengklarifikasi bahwa pihaknya tetap kooperatif menangani perkara yang viral ini.

BACA JUGA:  Gelar 'Boedaja' Warnai Rangkaian 18th Milangkala IMC di Pendopo Malingping

Sumber: detik.com

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Polda Banten Meringkus Debt Collector Yang Melakukan Perampasan dan Penganiayaan Terhadap Personel Brimob

Banten

Peringati Hari Lahir Pancasila, Polda Banten Gelar Upacara dan Serukan Persatuan

Banten

STAI Nurul Hidayah Lebak Banten Wisuda 46 Sarjana dan Peringati Harlah Ke-14

Banten

UNMA Gelar Kurban Idul Adha, Sembelih 2 Sapi dan 3 Kambing, Perkuat Nilai Kepedulian

BERITA TERBARU

Tren Sengketa Informasi di Jabar Bergeser ke Sektor Pendidikan, Dipicu Alokasi Dana BOS

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Copot Jabatan Pimpinan, Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik ‘SPPG’

Kasus Korupsi BGN: Eks Kepala dan Dua Mantan Wakil Resmi Menyandang Status Tersangka

Polda Banten Meringkus Debt Collector Yang Melakukan Perampasan dan Penganiayaan Terhadap Personel Brimob

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Menelusuri Potensi Cara Berpikir yang Tertulis dalam Untaian DNA, Ini Cetak Birunya

Mengurai Dialektika Genetika, Epigenetika, dan Jati Diri Klan Leluhur

Kritik dan Dialektika Kebijakan Alokasi Anggaran Makan Bergizi Gratis 2026

RAGAM

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

AI Bukan Tuhan: Menelanjangi Ilusi Mahatahu di Balik Kecerdasan Buatan

Eksotis, Alami dan Memikat: Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.