Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Trump Murka ke Israel dan Iran: Gencatan Senjata Goyah di Tengah Saling Serang

Trump Murka ke Israel dan Iran: Gencatan Senjata Goyah di Tengah Saling Serang

Berita Utama Selasa, 24 Juni 2025 23:38 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Washington — Harapan akan gencatan senjata antara Israel dan Iran kembali goyah hanya beberapa jam setelah diumumkan, menyusul gelombang serangan udara dan pernyataan pedas dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Dalam konferensi pers dadakan di Halaman Selatan Gedung Putih, Trump secara terang-terangan mengungkapkan kemarahannya terhadap Israel yang menurutnya telah melanggar kesepakatan damai yang baru saja disepakati.

“Saya tidak senang dengan Iran, tapi saya juga benar-benar tidak senang dengan Israel,” ujar Trump dengan nada frustrasi, seperti dilaporkan oleh Al Jazeera dalam siaran hari Selasa (24/6/2025). Ia menuduh Israel langsung melakukan pemboman besar-besaran hanya beberapa jam setelah kesepakatan damai diumumkan, seraya menambahkan, “Saya harus membuat Israel tenang.”

Advertisement

Gencatan senjata itu sendiri merupakan hasil mediasi antara Amerika Serikat dan Qatar, yang mulai diberlakukan Senin malam setelah pekan-pekan penuh eskalasi rudal antara kedua negara musuh bebuyutan tersebut. Namun, hanya dalam hitungan jam, Israel kembali meluncurkan serangan udara ke fasilitas militer Iran di Isfahan, yang memicu serangan balasan dari Teheran berupa drone dan rudal.

BACA JUGA:  Pemerintah Pantau 'Blackout' Sumatera, Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh dari PLN

Kemarahan Trump mencapai puncaknya ketika ia menulis peringatan tajam melalui platform Truth Social miliknya: “ISRAEL. JANGAN JATUHKAN BOM-BOM ITU. JIKA ANDA MELAKUKANNYA, ITU ADALAH PELANGGARAN BESAR. BAWA PILOT ANDA PULANG, SEKARANG!”

Netanyahu tampaknya segera merespons tekanan dari Washington. Kantor Perdana Menteri Israel mengonfirmasi bahwa hanya satu serangan tambahan yang dilakukan pada pagi harinya sebelum akhirnya Israel menahan diri untuk tidak melanjutkan operasi militer.

Namun Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, tetap bersikukuh bahwa langkah tersebut adalah respons terhadap pelanggaran gencatan senjata oleh Iran. Sebaliknya, Iran membantah tuduhan itu dan mengklaim bahwa justru Israel yang memulai serangan setelah batas waktu gencatan senjata dimulai.

BACA JUGA:  DPR Gelar Pertemuan dengan Jajaran Pejabat Bank Indonesia Saat Rupiah Terperosok ke Rp 17.660

Dalam laporan Al Jazeera, jurnalis Phil Lavelle menyebut bahwa amarah Trump kali ini memiliki “nada berbeda”, menunjukkan adanya perasaan “dikhianati” oleh sekutu lamanya, Israel. “Kemarahan ekstra itu tampaknya lebih diarahkan pada Netanyahu,” katanya.

Sementara itu, dari Teheran, koresponden Al Jazeera Ali Hashem melaporkan bahwa para pejabat Iran menanggapi positif sikap terbaru Trump, bahkan melihatnya sebagai celah diplomatik yang patut dimanfaatkan untuk membuka kembali ruang dialog.

Meski dalam posisi sulit, Trump tetap mengklaim bahwa gencatan senjata masih berlaku dan menekankan bahwa ia tidak berniat menggulingkan rezim Iran. Jika berhasil, kesepakatan ini berpotensi menjadi terobosan politik penting bagi Trump, setelah langkah kontroversialnya yang melibatkan pemboman fasilitas nuklir Iran akhir pekan lalu—tindakan yang diklaim berdasarkan informasi intelijen dari Israel dan AS, meskipun belum diverifikasi oleh badan nuklir PBB.

Advertisement

Donald Trump Iran Israel Trump
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

Berita Utama

Fokus Jalani Pengobatan Jantung, Nanik S Deyang Mengundurkan Diri dari Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional

Internasional

Iran Klaim Hantam Fasilitas Militer AS di Yordania dan Kuwait Lewat Serangan Rudal dan Drone

Berita Utama

Mensesneg Minta Hotman Jangan Kaitkan Kasus Febrie Adriansyah dengan Presiden

BERITA TERBARU

Puisi Anak Binaan LPKA Sentuh Hati Tinawati Andra Soni pada Peringatan Hari Anak Nasional

Ketua DPD GRANAT Banten Kecam Dugaan Keterlibatan Kasat Narkoba Polres Tangsel dalam Kasus Narkotika

Diskominfo Kabupaten Serang Sosialisasikan Alur Pelayanan Digital Terpadu di Kramatwatu

Warga Kp. Sitoko Gelar Swadaya Cor Jalan, Minta Perhatian Pemkab Lebak & Pemprov Banten

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.