Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Di Tengah Isu Ijazah Palsu, Jokowi Melepas Tawa di Reuni UGM: ‘Kalau Curhat Sama Teman, Boleh, Kan?’

Di Tengah Isu Ijazah Palsu, Jokowi Melepas Tawa di Reuni UGM: ‘Kalau Curhat Sama Teman, Boleh, Kan?’

Berita Utama Sabtu, 26 Juli 2025 21:12 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: screenshot foto Detik.com

Advertisement

GazanaPublika.com, Sleman – Suasana hangat dan penuh tawa menyelimuti kampus Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) di Sleman, DIY, Sabtu (26/7/2025). Presiden ke-7 RI Joko Widodo hadir dalam sebuah momen reuni yang mempertemukannya kembali dengan teman-teman seangkatan semasa kuliah. Namun di tengah gelak canda, Jokowi menyelipkan sindiran tajam terhadap isu sensitif yang sempat mengguncang ruang publik: dugaan ijazah palsu yang menyeret namanya.

Dalam sambutan singkat yang terasa personal, Jokowi menyebut peristiwa itu sebagai bagian dari permainan politik.

Advertisement

“Sekali lagi ini politik, bukan soal asli atau tidak asli. Semua tahu ijazah saya asli, tapi untuk kepentingan politik ya muncul hal-hal semacam itu,” ujarnya, disambut anggukan dari hadirin yang rata-rata adalah sahabat lamanya, dikutip dari Detik.com.

BACA JUGA:  Kapolri Temui Jaksa Agung: Tidak Pernah Ada Masalah di Antara Dua Institusi

Tak hanya membela diri, Jokowi menyampaikan kegundahan yang dikemas dengan gaya khasnya: humor. Ia menyebut reuni ini seharusnya menjadi tempat nostalgia yang menyenangkan, namun terganjal oleh isu yang masih menggantung di meja hukum.

“Tadi Pak Arif bilang soal nostalgia, tapi saya bilang, jangan senang dulu. Karena ijazah saya masih diragukan,” kata Jokowi sambil tersenyum kecut.

“Kalau pengadilan bilang asli, baru boleh senang. Tapi kalau enggak, wah… bisa-bisa yang 88 juga semuanya palsu,” tukasnya disambut tawa.

Dalam momen yang lebih santai, Jokowi pun menggoda salah satu kawan lamanya, Jambrung Sasono, yang dulu dikenal sering mengulang mata kuliah. “Kalau yang diragukan Jambrung, itu boleh. Matematika saja sampai delapan kali mengulang,” canda Jokowi sambil menunjuk rekannya yang tertawa lebar.

BACA JUGA:  Gus Kikin Terpilih Pimpin PBNU 2026–2031, AHWA Tetapkan Secara Mufakat

Tak hanya menjadi ajang pelepas rindu, reuni ini pun menjadi panggung kecil bagi Jokowi untuk menegaskan posisinya, membalas isu dengan canda namun sarat makna. Ia tidak menyebut nama secara langsung, tetapi arah pernyataannya jelas—ada pihak-pihak besar yang disebutnya sengaja menggulirkan isu demi agenda politik tertentu.

Dengan gaya lugas namun bersahabat, Jokowi tampaknya mengirim pesan bahwa di balik serangan politik yang ia hadapi, ia masih bisa tertawa bersama kawan lama. Dan bagi publik, momen ini bukan sekadar nostalgia, melainkan bagian dari babak penting drama politik Indonesia yang terus bergulir.

Advertisement

Ijazah Palsu Joko Widodo Jokowi UGM
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Nasional

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Nasional

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

BERITA TERBARU

Pemerintah Azerbaijan Larang Hijab di Sekolah, Gelombang Protes Pecah

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Lari dari Proses Hukum, Kakak Ipar Pemerkosa Adik di Binuang Serang Jadi Buronan Polisi

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version