Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » UGM Pertegas Ijazah Jokowi Hanya Dicetak Sekali, Sorotan Publik Kembali Menguat

UGM Pertegas Ijazah Jokowi Hanya Dicetak Sekali, Sorotan Publik Kembali Menguat

Berita Utama Sabtu, 23 Agustus 2025 20:48 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Sumber Foto: UGM.ac.id. (foto ilustrasi)

Advertisement

GazanaPublika.com,Yogyakarta – Universitas Gadjah Mada (UGM) akhirnya kembali angkat bicara terkait polemik ijazah sarjana Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Pihak kampus menegaskan bahwa ijazah Jokowi, sama seperti seluruh alumni UGM lainnya, hanya dicetak satu kali dan langsung diserahkan kepada pemiliknya pada prosesi wisuda.
Klarifikasi ini disampaikan untuk merespons kembali maraknya spekulasi di ruang publik mengenai keaslian dokumen kelulusan Jokowi. Foto-foto yang diklaim sebagai ijazah sarjana Jokowi sempat beredar luas di media sosial dalam beberapa pekan terakhir, menimbulkan perdebatan sengit antara pihak yang meragukan otentisitasnya dengan mereka yang menilai isu ini hanyalah pengulangan dari tuduhan lama.

Hanya Dicetak Sekali

Advertisement

Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Sigit Sunarta, melalui tayangan video bertajuk #UGMMENJAWAB Ijazah Joko Widodo yang diunggah di kanal YouTube UGM pada Jumat (22/8), menegaskan bahwa dokumen ijazah di kampus itu tidak pernah digandakan lebih dari sekali.

“Kalau ijazah itu kan dicetak sekali, kemudian diberikan kepada yang bersangkutan. Jadi ijazah itu hanya satu. Yang ada di tangan Pak Jokowi adalah dokumen asli. Sedangkan di kampus, yang kami miliki hanya berupa salinan arsip,” tegas Sigit.

Sigit menambahkan bahwa kampus tidak memiliki wewenang untuk menyimpan dokumen asli para alumni. “Kami hanya menyimpan salinan untuk arsip. Kalau ijazah aslinya ya pasti ada di pemiliknya, dalam hal ini Pak Jokowi sejak beliau diwisuda pada November 1985,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Pertemuan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu Masih Tahap Awal

Lebih lanjut, Sigit menjelaskan bahwa salinan ijazah Jokowi beserta berkas akademik lain saat ini telah diserahkan kepada pihak kepolisian. Langkah ini diambil karena dokumen tersebut masuk kategori data pribadi dan hanya dapat diperlihatkan kepada lembaga resmi yang berwenang.

“Semua dokumen yang berkaitan dengan itu sekarang ada pada kepolisian. Di universitas maupun fakultas, kami tidak akan menyebarkan ke pihak mana pun karena itu data pribadi,” terang Sigit.

Sementara itu, Wakil Rektor UGM, Wening Udasmoro, menegaskan bahwa pihak kampus tidak memiliki kewajiban maupun kapasitas untuk menilai keaslian foto-foto ijazah yang beredar di media sosial.

“UGM tidak melakukan verifikasi terhadap apa yang beredar di media sosial. Kami hanya berpegang pada data resmi yang kami punya. Jadi meski pertanyaan itu diajukan berulang kali, jawaban kami tetap sama karena dasarnya juga sama,” kata Wening.

Menurut Wening, tanggung jawab untuk membuktikan status alumni ada pada pemilik ijazah sendiri. “Kalau ada yang ingin memastikan seseorang lulusan UGM atau tidak, prosedurnya sederhana: orang itu harus menunjukkan sendiri ijazahnya. Kampus tidak bisa memberikan klarifikasi atas dokumen pribadi yang bukan hak publik,” ujarnya.

BACA JUGA:  Kunjungi Provinsi Banten, Wamen Ossy Ajak Jajaran Terus Bertransformasi Melayani Masyarakat

Perdebatan mengenai keaslian ijazah sarjana Jokowi sejatinya bukan hal baru. Sejak masa Pilpres 2019, isu serupa beberapa kali mencuat, terutama di media sosial. Foto-foto dan dokumen yang diklaim sebagai bukti seringkali dijadikan bahan analisa oleh pihak-pihak yang meragukan latar belakang akademis Jokowi.

Namun, setiap kali isu ini kembali mengemuka, UGM konsisten memberikan jawaban yang sama: ijazah hanya dicetak sekali, diserahkan langsung kepada pemiliknya, dan universitas hanya menyimpan salinan arsip. Sikap ini ditegaskan kembali melalui pernyataan terbaru pihak fakultas dan rektorat.

Meski sudah berulang kali diklarifikasi, pernyataan terbaru dari UGM tetap dianggap penting untuk meredam kabar simpang siur di publik. Dengan status Jokowi sebagai presiden aktif sekaligus alumnus salah satu universitas ternama di Indonesia, segala polemik terkait dokumen akademiknya tak bisa dihindarkan dari sorotan publik.

Namun bagi pihak kampus, penegasan ini diharapkan bisa mengakhiri spekulasi yang berulang.

“Kami percaya bahwa dasar yang kami miliki sudah jelas. Data akademik UGM tersimpan baik, dan prosedur kami konsisten sejak lama,” pungkas Wening.

Advertisement

Ijazah Palsu Joko Widodo Jokowi UGM
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version