Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Trump Pukul Meja di PBB: ‘Negara Kalian Akan Masuk Neraka’

Trump Pukul Meja di PBB: ‘Negara Kalian Akan Masuk Neraka’

Berita Utama Rabu, 24 September 2025 21:40 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, New York — Dalam pidato yang mengguncang Sidang Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa, Presiden AS Donald Trump melontarkan peringatan keras kepada para pemimpin dunia: negara-negara yang gagal mengendalikan arus migrasi dan kebijakan energi mereka akan ‘masuk neraka’.

Berbicara sekitar 56 menit, Trump mengusung tema migrasi global sebagai ancaman mendasar bagi kedaulatan bangsa. Ia menyebutkan bahwa imigrasi massal, serta transisi ke energi hijau, menjadi pendorong kehancuran — khususnya bagi negara-negara Eropa Barat.

Advertisement

“Jika kalian tak menghentikan masuknya orang yang kalian tak pernah kenal, negara kalian akan hancur,” ujarnya, menurut laporan Reuters.

Dalam pidato itu, Trump juga mengecam kebijakan iklim internasional, menyebutnya sebagai ‘tipuan terbesar’ yang pernah dibuat dunia. Ia menyerukan agar negara-negara kembali mengandalkan bahan bakar fosil sebagai penopang ekonomi. “Kebijakan energi bunuh diri mereka akan menjadi kematian bagi Eropa Barat,” tegasnya.

BACA JUGA:  Aktivis AMPB Kecewa Puan Maharani Tak Temui Massa Aksi Secara Langsung

Tak hanya itu, Trump menuding PBB sebagai institusi yang lemah dan penuh retorika tanpa aksi. Ia menyatakan organisasi tersebut gagal mendukung inisiatif perdamaian yang dipimpin AS dan hanya menghasilkan ‘surat-surat tegas’ tanpa implementasi nyata.

Beberapa media internasional mencatat bahwa pidato Trump menyajikan klaim-klaim kontroversial dan kadang tidak sesuai fakta. Misalnya, pernyataannya bahwa AS ‘mengakhiri tujuh perang’ dan bahwa kebijakan imigrasi AS sudah menyetop arus imigran sepenuhnya. Para pengamat menilai sebagian klaim itu berlebihan atau tidak didukung data.

Sehari setelah pidato tersebut, Rabu (24/9/2025), Gedung Putih merespon klaim-klaim teknis yang juga disampaikan Trump saat acara. Ia mengeluhkan bahwa teleprompter macet dan eskalator di gedung PBB berhenti secara mendadak. UN kemudian menyatakan bahwa eskalator berhenti karena fungsi keamanan otomatis, yang mungkin dipicu oleh videografer posisi maju, sementara masalah teleprompter dikendalikan oleh pihak Amerika sendiri.

BACA JUGA:  Puluhan Ribu Personel Polri Terima Kenaikan Pangkat Mulai dari Bintara hingga Perwira Tinggi

Dalam pernyataannya, juru bicara PBB menyebut langkah antisipasi terhadap eskalator dan kegagalan alat teknis lainnya adalah hal normal dalam operasi gedung besar, dan menyarankan agar isu tersebut tak dibesar-besarkan sebagai simbol kegagalan institusional.

Advertisement

Donald Trump
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Gus Kikin Terpilih Pimpin PBNU 2026–2031, AHWA Tetapkan Secara Mufakat

Berita Utama

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Berita Utama

Aktivis AMPB Kecewa Puan Maharani Tak Temui Massa Aksi Secara Langsung

Berita Utama

Ruben Onsu Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Awal Mula Dugaan Penipuan Investasi

BERITA TERBARU

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Puluhan Orang Terjatuh

Prabowo Bahas Penyesuaian Syarat Rekrutmen Warga Dayak Pedalaman Jadi Prajurit TNI

Gus Kikin Terpilih Pimpin PBNU 2026–2031, AHWA Tetapkan Secara Mufakat

Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.