Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Iran Sampaikan Duka atas Gugurnya Prajurit TNI di Misi UNIFIL, Kecam Insiden Tragis di Lebanon

Iran Sampaikan Duka atas Gugurnya Prajurit TNI di Misi UNIFIL, Kecam Insiden Tragis di Lebanon

Berita Utama Senin, 30 Maret 2026 22:49 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 80?

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta — Duka mendalam menyelimuti misi perdamaian Indonesia di Lebanon setelah seorang prajurit TNI yang bertugas di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa gugur dalam insiden tragis di wilayah penugasan. Peristiwa ini turut mendapat perhatian internasional, termasuk dari Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia yang secara resmi menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan rakyat Indonesia.

Dalam pernyataan yang diterima pada Senin (30/3/2026), pihak Kedutaan Besar Iran menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya personel penjaga perdamaian asal Indonesia yang sedang menjalankan tugas במסגרת United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Advertisement

“Kedutaan Besar Republik Islam Iran menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada Pemerintah dan rakyat Indonesia atas wafatnya secara tragis seorang penjaga perdamaian Indonesia yang bertugas di bawah UNIFIL,” katanya.

Pernyataan tersebut tidak hanya memuat ungkapan duka, tetapi juga kecaman keras terhadap insiden yang merenggut nyawa prajurit Indonesia itu. Iran menyebut peristiwa tersebut sebagai tindakan keji yang dinilai berkaitan dengan situasi konflik yang terus memanas di kawasan.

“Kami dengan tegas mengutuk tindakan keji ini, yang merupakan akibat langsung dari agresi berkelanjutan Israel, yang dilakukan dengan keterlibatan dan dukungan penuh dari Amerika Serikat,” katanya.

BACA JUGA:  Fokus Jalani Pengobatan Jantung, Nanik S Deyang Mengundurkan Diri dari Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional

Lebih jauh, Iran menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan tidak boleh dibiarkan berlalu tanpa pertanggungjawaban.

“Menargetkan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan tidak boleh dibiarkan tanpa hukuman,” katanya.

Hingga saat ini, kronologi resmi mengenai insiden tersebut masih belum diumumkan secara rinci. Pihak yang bertanggung jawab atas kejadian juga belum dipastikan.

Sementara itu, berdasarkan siaran pers Kepala Pusat Penerangan TNI, prajurit yang gugur diketahui bernama Praka Farizal Rhomadhon. Selain korban meninggal, tiga personel lainnya juga menjadi korban dalam insiden yang terjadi di tengah situasi saling serang artileri di wilayah Lebanon Selatan.

Praka Rico Pramudia dilaporkan mengalami luka berat, sedangkan Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan. Ketiganya segera mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur UNIFIL.

“Dalam penanganan, dua orang prajurit yang mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan di Hospital Level I UNIFIL. Sementara itu, satu org prajurit dengan luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan,” katanya.

BACA JUGA:  Ruben Onsu Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Awal Mula Dugaan Penipuan Investasi

Untuk prajurit yang gugur, proses pemulangan jenazah ke Tanah Air tengah dipersiapkan dengan dukungan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beirut.

“Adapun prajurit yang gugur saat ini disemayamkan di East Sector Headquaters (HQ) dan dalam penyelesaian administrasi pemulangan ke Indonesia dengan dibantu oleh pihak KBRI Beirut,” katanya.

Di tengah situasi yang masih dinamis, TNI menyatakan telah meningkatkan kewaspadaan seluruh personel sesuai Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku dalam misi UNIFIL. Langkah ini dilakukan guna menjamin keselamatan personel yang masih bertugas di lapangan.

“TNI menegaskan komitmennya untuk melaksanakan tugas sebagai bagian dari misi perdamaian dunia di bawah mandat PBB secara profesional dan penuh tanggung jawab, dengan tetap mengutamakan keselamatan Prajurit,” jelasnya.

“TNI juga terus memonitor perkembangan situasi di lapangan serta menyiapkan langkah-langkah kontijensi sesuai dinamika di Daerah Penugasan Lebanon,” ungkapnya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa tugas pasukan penjaga perdamaian, meski membawa mandat kemanusiaan dan stabilitas global, tetap berada dalam bayang-bayang risiko konflik bersenjata yang sewaktu-waktu dapat memakan korban.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Gus Kikin Terpilih Pimpin PBNU 2026–2031, AHWA Tetapkan Secara Mufakat

Berita Utama

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Berita Utama

Aktivis AMPB Kecewa Puan Maharani Tak Temui Massa Aksi Secara Langsung

Berita Utama

Ruben Onsu Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Awal Mula Dugaan Penipuan Investasi

BERITA TERBARU

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Puluhan Orang Terjatuh

Prabowo Bahas Penyesuaian Syarat Rekrutmen Warga Dayak Pedalaman Jadi Prajurit TNI

Gus Kikin Terpilih Pimpin PBNU 2026–2031, AHWA Tetapkan Secara Mufakat

Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.