Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » TPN Andi Widjajanto Bilang: Image Negatif Publik Kepada Jokowi Meningkat Capai Minus 96 Persen

TPN Andi Widjajanto Bilang: Image Negatif Publik Kepada Jokowi Meningkat Capai Minus 96 Persen

Berita Utama Jumat, 26 Januari 2024 14:00 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: Presiden Joko Widodo (Tribunnews.com)

Advertisement

Jakarta, GazanaPublika.com – Sentimen Negatif Kepada Jokowi mengalami peningkatan, bahkan mencapai miinus 96 Persen Usai Bilang Presiden Boleh Kampanye. Hal ini diungkapkan Deputi Politik 5.0 Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Andi Widjajanto.

Baginya, sentimen negatif terhadap Jokowi telah muncul sejak ayah dari Gibran Rakabuming Raka tersebut ikut memberikan komentar mengenai debat ketiga.

Advertisement

“Andi menyatakan bahwa debat ketiga, terutama yang berkaitan dengan isu pertahanan negara, yang dikomentari oleh Pak Jokowi, menjadi debat yang seharusnya tidak bersifat personal, melainkan harus berdasarkan data. Pembeberan data dianggap menciptakan sentimen negatif terhadap presiden karena dianggap ikut campur dalam urusan pilihan presiden,” ucapnya dalam konferensi pers di media center Ganjar-Mahfud, Jakarta, pada Kamis (25/1/2024).

BACA JUGA:  Besok Sidang Perdana Roy Suryo, Rismon Sianipar Sindir Siapkan Bukti, Saksi dan Ahli

Bahkan, dalam kurun waktu satu bulan terakhir, sentimen negatif terhadap Presiden mencapai angka minus 96 persen.

“Dalam satu bulan terakhir, sentimen negatif terhadap Pak Jokowi mencapai angka minus 62 persen. Dalam tujuh hari terakhir, angkanya melonjak menjadi 93 persen. Saat ini, melalui tinjauan di platform Twitter, sentimen negatif terhadap Pak Jokowi terkait pernyataannya di Halim kemarin mencapai minus 96 persen,” ucapnya.

Oleh karena itu, Andi menegaskan bahwa hasil analisis media menunjukkan bahwa warganet berharap Presiden Jokowi tetap netral dalam Pilpres kali ini. Mereka tidak ingin terjadi conflict of interest.

“Warganet tidak menginginkan Presiden Jokowi terlibat dalam keberpihakan yang berpotensi conflict of interest karena keterlibatan anaknya sebagai calon wakil presiden atau ketua umum partai, sementara partai yang diidentifikasikan dengan Presiden Jokowi tetap tidak berubah. Sentimen negatif muncul sebagai respons terhadap hal ini,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, DPR Bongkar Temuan Fasilitas Mewah dan CCTV

Andi juga menambahkan bahwa warganet menginginkan Presiden Jokowi fokus menyelesaikan masa jabatannya hingga 20 Oktober 2024, terutama di tengah kondisi dunia yang sedang mengalami krisis.

“Contohnya, kita melihat penurunan harga nikel yang terus berlanjut dalam satu bulan terakhir. Ada banyak isu yang perlu diatasi oleh presiden, sehingga keterlibatan aktif dua anaknya dalam pemilu, yang kemudian dianggap sebagai conflict of interest, cenderung menimbulkan sentimen negatif terhadap presiden,” tambahnya. (Sumber: Tribunnews.com)

Advertisement

Joko Widodo
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Nasional

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Nasional

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Nasional

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

BERITA TERBARU

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Kapolda Banten Sampaikan Commander Wish Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version