Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Pesawat Pilatus Smart Air yang Jatuh Ditemukan di Hutan, Pilot Selamat

Pesawat Pilatus Smart Air yang Jatuh Ditemukan di Hutan, Pilot Selamat

Berita Utama Senin, 11 Maret 2024 22:48 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto lokasi pesawat yang jatuh sumber kompas.com

Advertisement

Nunukan, GazanaPublika.com – Dua awak pesawat Pilatus PC-6 Porter PK-SNE Smart Air yang hilang dan ternyata terjatuh beberapa hari lalu, telah berhasil dievakuasi pada Minggu (10/3/2024). Ternyata pesawat tersebut ditemukan di Binuang, Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara pada Jumat (8/3/2024).

Pilot, Kapten M. Yusuf (29), ditemukan dalam kondisi selamat, sementara seorang teknisi bernama Deni Sobali (35) asal Pangandaran, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia. Evakuasi dilakukan dari hutan Binuang di Nunukan, Kalimantan Barat menuju Tarakan.

Advertisement

Letkol Inf Alisun, Komandan Kodim 0910 Malinau, menjelaskan bahwa sang pilot yang selamat berhasil membuat tanda asap sebagai pertanda meminta pertolongan. Tim pencari menemukan tanda tersebut saat menelusuri lokasi menggunakan pesawat Pilatus PK SND.

Tim pertama yang melihat tanda asap adalah kru Smart Air, yang juga merupakan rekan dari korban yang selamat. Investigator KNKT turut serta dalam rombongan untuk mendokumentasikan titik jatuh, yang akan dikaji di Posko Bandara Malinau.

“Kami meyakini ada tanda-tanda baik, saat lokasi ditemukan. Di sana ada api dan ada asap terlihat,” kata Dandim 0910 Malinau Letkol Inf Alisun, Minggu (10/3/2024), seperti dikutip dari Tribun Kaltara.

BACA JUGA:  Andreas Minta Indra Kenz Segera Kembali ke Lapas, Jika Mangkir Siap Dijemput Paksa

Tim yakin tanda itu sengaja dibuat sang pilot dan bukan sisa asap dari jatuhnya pesawat.

“Kalau dihitung waktu, tidak mungkin itu api dari kecelakaan. Pasti dibuat oleh kru yang selamat,” lanjut dia.

Kesaksian Kepala desa

Sementara itu, Kepala Desa Binuang, Krayan, Kalvin Daud Ipin, yang mengikuti perkembangan evakuasi, mengkonfirmasi bahwa sang pilot memang membuat tanda asap.

“Pilot membuat api unggun, jadi asap yang terlihat saat pencarian kemarin memang berasal darinya,” ungkap Kalvin saat dihubungi oleh Kompas.com melalui sambungan telepon.

Tindakan ini dilakukan agar tim pencari dapat menentukan posisi kru dan puing pesawat dari ketinggian di tengah hutan belantara.

Ketika evakuasi berlangsung, kondisi pilot terlihat sehat namun tampak lemas. Sementara itu, sang teknisi bernama Deni Sobali dikonfirmasi meninggal dunia.

BACA JUGA:  Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

“Mungkin karena kerusakan parah pada bagian sayap kiri, teknisi (kemungkinan) menerima hantaman kuat dari ranting pohon,” duga Kalvin.

Dievakuasi

Melansir Antara, Kepala Basarnas Tarakan, Syahril, menjelaskan bahwa Pilot M. Yusuf dan teknisi Deni Sobali telah dievakuasi menggunakan Super Puma H-225M Reg. H-2207.

Sang pilot mengalami luka di bagian kepala dan dipasangi alat bantu pernapasan. Seluruh korban kemudian dibawa menuju Tarakan.

“Semua korban telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Jusuf SK untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujarnya pada Minggu (10/3/2024), seperti dikutip dari Antara.

Sebelumnya, pesawat Pilatus Smart Air kehilangan kontak setelah lepas landas dari Bandara Tarakan menuju Binuang, Krayan, Nunukan, pada Jumat (8/3/2024). Pesawat tersebut membawa 583 kilogram sembako untuk warga di perbatasan RI-Malaysia. Setelah dilakukan pencarian, pesawat ditemukan jatuh di tengah hutan belantara di Binuang, Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara. Sang pilot ditemukan selamat, sementara teknisi meninggal dunia pada Minggu (10/3/2024). (Sumber: Kompas.com)

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version