Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Terjadi Serangan Siber pada Pusat Data Nasional, Pemerintah Tak Akan Berikan Uang Tebusan

Terjadi Serangan Siber pada Pusat Data Nasional, Pemerintah Tak Akan Berikan Uang Tebusan

Berita Utama Rabu, 26 Juni 2024 15:27 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto Ilustrasi: kompas.com

Advertisement

GazanaPublika.com – Serangan siber yang menyerang Pusat Data Nasional (PDN) menyebabkan gangguan besar, mengakibatkan terganggunya layanan publik di berbagai instansi. Pelaku serangan menuntut tebusan sebesar 131 miliar rupiah, yang mendorong Polri untuk membentuk tim gabungan guna menangani masalah ini. Gangguan paling parah dirasakan oleh layanan imigrasi, termasuk di Bandara Soekarno-Hatta, yang terpaksa dilakukan secara manual.

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengungkapkan bahwa serangan ini disebabkan oleh perangkat lunak berbahaya yang menyerang server di Surabaya. Akibat serangan ini, layanan publik di 210 instansi pemerintah terganggu. Untuk mengembalikan data yang dicuri, pelaku serangan siber meminta tebusan sebesar 8 juta dolar atau 131 miliar rupiah.

Advertisement

Menanggapi serangan siber ini, pemerintah membentuk tim gabungan yang terdiri dari BSSN, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dan Polri untuk menginvestigasi kasus ini. Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo), Nezar Patria, menyatakan bahwa pemerintah Indonesia tidak mudah ditakut-takuti oleh para penyerang sistem PDN.

BACA JUGA:  Besok Sidang Perdana Roy Suryo, Rismon Sianipar Sindir Siapkan Bukti, Saksi dan Ahli

“Tentu saja kita tidak demikian gampang ditakut-takuti,” ujar Nezar saat ditemui di Bentara Budaya Jakarta, Selasa (25/6/2024) malam. Nezar menjelaskan bahwa pemerintah tidak akan langsung memenuhi permintaan si penyerang, melainkan mencoba mengambil jalan lain untuk menyelesaikan masalah ini. “Karena begini, yang diserang ini kan critical infrastructure. Infrastruktur yang sangat penting, misalnya data center milik negara untuk melayani publik. Jadi serangan terhadap critical infrastructure saya kira juga serangan buat kepentingan nasional kita,” tuturnya.

Nezar menambahkan bahwa pemerintah melakukan mitigasi dan penyelidikan sebagai langkah awal. “Yang jelas ada layanan publik yang terganggu. Untuk itu kami sudah menyatakan meminta maaf kepada masyarakat, terutama yang layanannya terganggu akibat serangan dari ransomware ini. Terutama di layanan imigrasi kemarin yang membuat orang antre sampai 3 jam,” kata Nezar.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, menjelaskan bahwa BSSN telah melakukan konferensi pers terkait serangan ini. “Ini serangan virus lockbit 302,” ujar Budi Arie di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/6/2024).

BACA JUGA:  Nusron Wahid Pilih Mundur dari Kepengurusan Golkar, Sebut Sudah Bahas dengan Bahlil

Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma’ruf Amin, meminta investigasi terhadap gangguan pada server PDN terus dilakukan supaya kejadian serupa tidak terulang di masa depan. “Yang diutamakan kita itu mengembalikan, menormalkan keadaan. Alhamdulillah sekarang sudah normal,” kata Wapres saat ditemui di ICE BSD, Tangerang, Banten, Senin (24/6/2024).

“Sebabnya apa yang terjadi itu sedang dilakukan investigasi oleh Kominfo dan juga oleh BSSN, serta pihak keamanan sedang mencari sebabnya,” ucap Ma’ruf Amin.

Serangan siber ini menyoroti pentingnya backup dan disaster recovery untuk mengantisipasi gangguan serupa di masa mendatang. Pemerintah berkomitmen untuk memperkuat infrastruktur keamanan siber nasional guna melindungi data dan layanan publik dari ancaman serangan siber.

Sumber: Kompas.com dan berbagai sumber

Advertisement

Pemerintah
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

BERITA TERBARU

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-27 Bahas Raperda Perubahan SOTK

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version