Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Terus Berlanjut, Sara Duterte Ditetapkan Sebagai Dalang Rencana Pembunuhan Presiden Marcos Jr

Terus Berlanjut, Sara Duterte Ditetapkan Sebagai Dalang Rencana Pembunuhan Presiden Marcos Jr

Berita Utama Senin, 25 November 2024 20:21 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: CNNIndonesia.com

Advertisement

GazanaPublika.com, Manila – Departemen Kehakiman Filipina secara resmi menetapkan Wakil Presiden Sara Duterte sebagai dalang rencana pembunuhan terhadap Presiden Ferdinand Marcos Jr. Pengumuman ini disampaikan pada Senin (25/11/2024), dengan Duterte diberi waktu lima hari untuk menjawab panggilan pengadilan terkait pernyataannya.

Dalam konferensi pers pada Sabtu (23/11/2024), Duterte secara terang-terangan mengaku telah berbicara dengan seseorang untuk mengatur pembunuhan terhadap Presiden Marcos, Ibu Negara Liza Araneta-Marcos, dan Ketua DPR Martin Romualdez jika dirinya dibunuh.

Advertisement

Ancaman Serius yang Memerlukan Tindakan Tegas

Wakil Menteri Kehakiman Jesse Andres menyatakan bahwa ancaman terhadap presiden harus ditanggapi dengan serius. “Rencana pembunuhan sebagaimana diakui oleh dalang sendiri kini akan menghadapi konsekuensi hukum,” ujarnya dalam konferensi pers.

BACA JUGA:  Gempa Magnitudo 7,1 di Jepang Picu Ledakan dan Runtuhnya Aeon Mall Kumamoto, Belasan Orang Masih Hilang

Sementara itu, Presiden Marcos Jr dalam pernyataan publik pertamanya menyebut ancaman tersebut sebagai “mengganggu” dan berjanji untuk melawan. “Sebagai negara demokratis, kita harus menjunjung tinggi hukum dan tidak membiarkan upaya kriminal semacam ini,” tegasnya.

Hubungan Marcos-Duterte Retak
Aliansi politik Marcos-Duterte yang meraih kemenangan dalam pemilu 2022 kini berada di ambang kehancuran menjelang pemilu jangka menengah tahun depan. Kedua kubu saling melontarkan tuduhan serius, termasuk kecanduan narkoba.

Dalam konferensi persnya yang penuh emosi, Duterte menuding dirinya menjadi target rencana pembunuhan, sehingga memutuskan untuk menyerang balik jika dirinya terbunuh.

“Saya berkata, jika saya mati, jangan berhenti sampai Anda membunuh mereka,” ujarnya kepada anggota tim keamanannya.

BACA JUGA:  Rentetan Ledakan Guncang Pulau Kharg Iran, Kapal Tanker Diklaim Jadi Sasaran

Tindakan Hukum Terhadap Duterte

Wakil Menteri Kehakiman Andres menegaskan bahwa Duterte tidak kebal dari proses hukum. “Dia dapat dikenakan tuntutan pidana maupun administratif,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa surat panggilan pengadilan telah dikirimkan, dan penyelidikan terhadap ‘pembunuh bayaran’ yang disebutkan oleh Duterte sedang dilakukan.

Istana kepresidenan menganggap pernyataan Duterte sebagai ancaman aktif dan menyatakan akan mengambil langkah untuk melindungi Presiden Marcos serta keluarganya.

Kasus ini memperlihatkan semakin panasnya situasi politik di Filipina menjelang pemilu, dengan ancaman yang melibatkan tokoh-tokoh utama pemerintahan menambah ketegangan di negara tersebut.

Sumber: Kompas.com

Advertisement

Pembunuhan
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Internasional

Pemerintah Azerbaijan Larang Hijab di Sekolah, Gelombang Protes Pecah

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Berita Utama

Prabowo Gelar Rapat Khusus Karhutla, Dudung Laporkan Penanganan di Sejumlah Daerah

BERITA TERBARU

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-27 Bahas Raperda Perubahan SOTK

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version