Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Effendi Simbolon: Selama ini Jokowi Justru Melindungi Hasto dari KPK

Effendi Simbolon: Selama ini Jokowi Justru Melindungi Hasto dari KPK

Berita Utama Kamis, 9 Januari 2025 8:46 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto ilustrasi: dok. Detik.com

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Mantan kader PDI Perjuangan, Effendi Simbolon, menepis tudingan bahwa penetapan tersangka terhadap Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, oleh KPK merupakan bentuk politisasi hukum. Effendi menyebut bahwa tidak ada kaitannya antara status hukum Hasto dan kritik-kritik kerasnya terhadap kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) belakangan ini.

Dalam pernyataannya, Effendi justru menegaskan bahwa Jokowi selama ini membantu melindungi Hasto dari jeratan hukum di masa lalu. “Tidak ada itu politisasi hukum. Sejauh yang saya tahu, justru Pak Jokowi yang membantu Hasto dari kejaran KPK sebelumnya,” ujar Effendi saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Rabu (8/1/2025), dikutip dari Tribunnews.com.

Advertisement

BACA JUGA:  Kunjungi Provinsi Banten, Wamen Ossy Ajak Jajaran Terus Bertransformasi Melayani Masyarakat

Effendi menambahkan bahwa selama periode kepemimpinan KPK sebelumnya, kasus Hasto tidak pernah disentuh. Namun, dengan adanya pimpinan baru KPK, langkah hukum tersebut kini mulai diambil. “Buktinya, selama periode KPK yang lama, kasus Hasto tidak diusut. Ini kan baru terjadi di periode yang sekarang,” lanjutnya.

Effendi mengaku pernah memperingatkan Hasto bahwa Jokowi adalah sosok yang selama ini melindunginya. Ketika masih menjadi kader PDIP, Effendi menyampaikan langsung kepada Hasto agar menyadari dukungan tersebut. “Saya pernah bilang ke Mas Hasto, ‘Mas, Pak Jokowi itu yang menjaga Anda loh.’ Tapi ya, responnya biasa saja,” ungkap Effendi.

Meski begitu, Effendi menegaskan bahwa tanggung jawab atas perkara hukum Hasto tidak bisa hanya ditujukan kepada Hasto sendiri. Menurutnya, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, juga harus turut bertanggung jawab atas situasi ini.

BACA JUGA:  Laporan Pelanggaran Etik Hakim Melonjak pada Semester I 2026, Peradilan Umum Paling Banyak Disorot

“Ini bukan sekadar masalah Hasto saja. Ketua Umum juga harus bertanggung jawab. Sebagai seorang pemimpin, sudah sewajarnya jika beliau meletakkan jabatan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan ksatria,” ucap Effendi.

Saat ditanya lebih lanjut tentang bentuk pertanggungjawaban tersebut, Effendi menegaskan bahwa Megawati seharusnya mundur dari jabatannya. Ia menilai persoalan hukum yang melibatkan Hasto adalah masalah serius yang membutuhkan langkah nyata, bukan sekadar wacana tentang etika.

“Ini bukan persoalan etika biasa, ini adalah masalah hukum serius. Sebagai bentuk tanggung jawab, Ketua Umum seharusnya mengundurkan diri,” tutup Effendi.

Advertisement

Joko Widodo KPK
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version