Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Trump Usulkan Pemindahan Warga Gaza, Hamas dan Jihad Islam Palestina Marah

Trump Usulkan Pemindahan Warga Gaza, Hamas dan Jihad Islam Palestina Marah

Berita Utama Senin, 27 Januari 2025 21:45 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com – Amerika Serikat kembali memicu kontroversi di kawasan Timur Tengah setelah Presiden Donald Trump menyampaikan gagasan untuk memindahkan sementara warga Palestina dari Gaza ke Yordania dan Mesir. Rencana ini mendapat respons beragam, disambut baik oleh Israel, tetapi memicu kemarahan dari kelompok-kelompok perlawanan Palestina seperti Jihad Islam dan Hamas.

Berbicara pada Sabtu lalu, Trump menyebut dirinya telah mendiskusikan ide tersebut dengan Raja Yordania Abdullah II melalui sambungan telepon. “Saya ingin Mesir menerima mereka. Saya ingin Yordania menerima mereka,” kata Trump dari pesawat Air Force One.

Advertisement

Trump menggambarkan Gaza sebagai “tempat pembongkaran” di mana hampir semuanya telah hancur akibat konflik berkepanjangan. Dia menyatakan harapannya untuk berdialog dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi guna membangun hunian baru bagi warga Palestina di luar Gaza.

BACA JUGA:  Reshuffle Lagi Ke-6 Kali: Prabowo Merapikan Ulang

Israel Dukung Gagasan Trump

Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, menyambut baik usulan Trump. Dalam pernyataannya, Smotrich mengatakan, “Setelah bertahun-tahun mengagungkan terorisme, mereka dapat memulai kehidupan baru yang lebih baik di tempat lain.” Dia juga menegaskan dukungannya untuk memastikan rencana ini bisa segera dijalankan.

Namun, usulan pemindahan ini menyentuh luka mendalam bagi warga Palestina. Sebagian besar penduduk Gaza adalah keturunan pengungsi yang terusir dari tanah mereka selama pembentukan negara Israel pada 1948, sebuah peristiwa yang dikenal sebagai Nakba atau “bencana” di dunia Arab.

Kecaman Hamas dan Jihad Islam

Kelompok perlawanan Palestina, termasuk Jihad Islam dan Hamas, mengecam keras ide ini. Jihad Islam menyebut gagasan Trump sebagai dorongan untuk “kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.”

Bassem Naim, anggota biro politik Hamas, menegaskan bahwa rakyat Palestina tidak akan membiarkan tanah air mereka digantikan. “Mereka telah menggagalkan setiap rencana pemindahan sebelumnya, dan mereka akan menggagalkan proyek ini juga,” ujarnya.

BACA JUGA:  Redakan Ketegangan Global, AS dan Iran Resmi Teken MOU Damai: Ini 14 Poin Lengkapnya

Konflik Gaza yang Belum Berakhir

Ide Trump muncul di tengah ketegangan yang belum usai antara Israel dan Palestina. Konflik terakhir dipicu serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan sekitar 1.200 orang. Serangan balasan Israel ke Gaza menyebabkan lebih dari 47.000 korban jiwa, menurut data dari kementerian kesehatan Gaza.

Gencatan senjata yang dimulai pekan lalu sementara ini menghentikan pertumpahan darah, tetapi ide Trump tentang relokasi warga Gaza berpotensi memperumit upaya perdamaian di kawasan yang sudah lama dilanda konflik.

Sementara respons dunia internasional belum sepenuhnya jelas, kritik terhadap usulan ini menunjukkan bahwa solusi konflik Gaza membutuhkan pendekatan yang lebih mendalam daripada sekadar relokasi.

Sumber: sindonews.com

Advertisement

Donald Trump Hamas Islam Palestina Trump
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

Berita Utama

Fokus Jalani Pengobatan Jantung, Nanik S Deyang Mengundurkan Diri dari Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional

Internasional

Iran Klaim Hantam Fasilitas Militer AS di Yordania dan Kuwait Lewat Serangan Rudal dan Drone

Berita Utama

Mensesneg Minta Hotman Jangan Kaitkan Kasus Febrie Adriansyah dengan Presiden

BERITA TERBARU

Puisi Anak Binaan LPKA Sentuh Hati Tinawati Andra Soni pada Peringatan Hari Anak Nasional

Ketua DPD GRANAT Banten Kecam Dugaan Keterlibatan Kasat Narkoba Polres Tangsel dalam Kasus Narkotika

Diskominfo Kabupaten Serang Sosialisasikan Alur Pelayanan Digital Terpadu di Kramatwatu

Warga Kp. Sitoko Gelar Swadaya Cor Jalan, Minta Perhatian Pemkab Lebak & Pemprov Banten

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.