Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Gusti Purbaya Ditetapkan sebagai SISKS Pakubuwana XIV, Prosesi Khitmat

Gusti Purbaya Ditetapkan sebagai SISKS Pakubuwana XIV, Prosesi Khitmat

Daerah Sabtu, 15 November 2025 20:52 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Surakarta — Keraton Surakarta Hadiningrat resmi memasuki babak sejarah baru setelah KGPAA Hamangkunegoro Sudibyo Rajaputra Narendra Mataram, atau yang akrab dikenal sebagai Gusti Purbaya, dikukuhkan sebagai Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwana XIV, Sabtu (15/11/2025).

Penetapan ini dilangsungkan melalui Upacara Jumenengan Dalem Nata Binayangkare, sebuah prosesi adat yang menjadi simbol resmi perpindahan tampuk kepemimpinan dari raja sebelumnya, Pakubuwana XIII, yang wafat pada 2 November 2025.
Proses Akrab Tradisi dan Sakralitas

Advertisement

Rangkaian Jumenengan dimulai dari Dalem Ageng Prabasuyasa, ruang paling sakral di kompleks Kedhaton. Di tempat inilah Gusti Purbaya menjalani ritual inti sebelum keluar melalui Kori Kamandungan Ler sekitar pukul 11.00 WIB.

Sebagai raja baru, ia tampil mengenakan ageman takwa warna fuchsia, dipadukan dengan jarik parang barong sogan, motif batik khas Surakarta yang menyimbolkan kewibawaan dan tanggung jawab seorang pemimpin Mataram.

BACA JUGA:  23 Siswa MAN 2 Rembang Terserang Diare Massal, Penyebab Masih Diselidiki

Dipandu barisan prajurit Keraton, Purbaya berjalan menuju Siti Hinggil untuk menyampaikan Sabda Dalem, yang berisi pernyataan kesanggupan menggantikan ayahandanya di singgasana Keraton Surakarta.

Ikrar di Watu Gilang

Di hadapan keluarga besar Keraton dan masyarakat yang menyaksikan dari kejauhan, Gusti Purbaya berdiri di Bangsal Manguntur Tangkil, tempat para raja Mataram mengucapkan sumpah jabatan selama ratusan tahun.

“Ing Watu Gilang iki, Ingsun hanetepake nggenteni kalenggahane Kanjeng Rama Sinuhun Pakoe Boewono XIII…”

(Di Watu Gilang ini saya menyatakan bahwa saya akan menggantikan Yang Mulia Raja Pakubuwono XIII sebagai Sri Susuhunan Keraton Surakarta Hadiningrat).

Setelah mengikrarkan Sabda Dalem, Purbaya duduk di dampar. Tabuhan Gamelan Monggang—gending yang hanya dimainkan untuk raja—menggema di seluruh area Siti Hinggil, menandai lahirnya pemimpin baru Keraton Surakarta.

Kirab Jumenengan Mengelilingi Keraton
Usai prosesi inti, penobatan ditutup dengan kirab Jumenengan, di mana Pakubuwana XIV menaiki kereta kencana Kyai Grudha Kencana. Arak-arakan bergerak mengikuti rute tradisional yang biasanya dilalui saat kirab malam 1 Sura.

BACA JUGA:  Tiga Siswa SMAN 22 Garut Terpilih Jadi Anggota Pasbara Upacara Hari Pramuka Tingkat Kabupaten

Ketua panitia Jumenengan, GKR Timoer Rumbai, menyebut pengukuhan ini sebagai momentum penting bagi kebudayaan Mataram.

“Keraton hari ini memasuki babak baru penuh harapan. Sabda Dalem bukan hanya ikrar, tetapi restu sejarah bagi kita semua untuk menjaga martabat budaya Mataram,” ujarnya.

Dilangsungkan di Tengah Dualisme Takhta
Penobatan raja baru ini berlangsung di situasi kompleks. Di luar lingkungan resmi Keraton, KGPH Hangabehi atau Mangkubumi, kakak kandung Gusti Purbaya, juga mendeklarasikan diri sebagai SISKS Pakubuwana XIV.

Dualisme tersebut menambah dinamika internal Keraton Surakarta yang sejak lama menghadapi perpecahan suksesi.

Meski demikian, pihak panitia menegaskan bahwa prosesi Jumenengan Dalem Nata Binayangkare merupakan jalur legitimasi yang sah berdasarkan adat dan tata tertib Keraton.

Advertisement

Aksi Sejarah Tradisi
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Daerah

Kamonesan NJP Cianjur Himpun 110 Seniman, Siapkan Kolaborasi Kolosal ‘Sasakala Gunung Padang’

Daerah

KPK Tetapkan 8 Tersangka dalam Kasus Dugaan Suap Pengurusan HGB Summarecon di Bogor

Daerah

Sherly Tjoanda Keluhkan 16 Ribu Hektare TORA Tak Kunjung Dibagikan ke Petani

Daerah

Massa Geruduk Kantor Bupati Pekalongan, Tuntut Kepsek dan Guru yang Terekam CCTV Dipecat

BERITA TERBARU

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Kapolda Banten Sampaikan Commander Wish Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version