Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Bupati Bandung Dorong Warga Tak Bergantung Industri, Tani Jadi Alternatif

Bupati Bandung Dorong Warga Tak Bergantung Industri, Tani Jadi Alternatif

Daerah Selasa, 13 Januari 2026 3:57 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Bandung – Ketergantungan masyarakat Kabupaten Bandung terhadap sektor industri dinilai perlu segera dikoreksi. Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan bahwa orientasi bekerja di pabrik bukan satu-satunya jalan untuk memperoleh penghidupan, terutama di tengah besarnya potensi sektor pertanian dan kewirausahaan berbasis lokal.

Menurut Dadang, perubahan cara pandang menjadi kunci untuk memperluas pilihan kerja dan menciptakan struktur ekonomi yang lebih seimbang. Ia mendorong masyarakat agar berani melihat peluang di sektor-sektor produktif lain yang selama ini kurang diminati.

Advertisement

“Kita juga perlu mengubah paradigma masyarakat bahwa bekerja tidak harus selalu di pabrik. Pertanian, kewirausahaan, dan sektor produktif lainnya memiliki potensi besar. Bahkan menjadi pengusaha akan membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat,” jelasnya dalam keterangan yang diterima di Bandung, Senin (12/1/2025).

Berdasarkan data yang dipaparkan, tingkat pengangguran di Kabupaten Bandung saat ini berada di kisaran 6,2 persen dari total sekitar 1,8 juta penduduk usia produktif. Angka tersebut setara dengan kurang lebih 232 ribu orang yang belum terserap lapangan kerja.

BACA JUGA:  Pelayanan PDAM TJM Cabang Parungkuda Dipuji Pelanggan

Sementara itu, data Badan Pusat Statistik menunjukkan struktur ketenagakerjaan masih didominasi sektor jasa yang menyerap 55,61 persen tenaga kerja. Sektor manufaktur industri berada di posisi kedua dengan 37,59 persen, sedangkan sektor pertanian hanya menyumbang 6,8 persen. Kondisi ini dinilai rawan jika tidak diimbangi dengan penguatan sektor-sektor produktif lain yang lebih berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Bandung menilai diversifikasi lapangan kerja menjadi keharusan. Penguatan pertanian dan kewirausahaan dipandang mampu menciptakan ekosistem kerja yang lebih tahan terhadap guncangan ekonomi dan tidak terlalu bergantung pada dinamika industri.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Dadang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan dunia usaha disebut sebagai prasyarat agar program penciptaan kerja berjalan lebih terarah dan efektif.

“Oleh karena itu, ke depan kami menargetkan penyerapan minimal 10 ribu tenaga kerja per tahun, yang dikolaborasikan antara program nasional, provinsi, dan kabupaten agar lebih spesifik, terarah, dan mempercepat penurunan angka pengangguran,” tambahnya.

BACA JUGA:  PSI Garut Gelar Cukur Rambut Gratis, Kolaborasi dengan Seniman Pangkas ASGAR Indonesia

Ia juga mengungkapkan bahwa berbagai kebijakan ketenagakerjaan yang telah dijalankan menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Target awal penciptaan 10 ribu lapangan kerja per tahun bahkan terlampaui dalam dua tahun terakhir.

“Target kita sebelumnya adalah membuka peluang kerja sekitar 10 ribu orang per tahun. Namun pada realisasi tahun 2024 hingga 2025, capaian penempatan tenaga kerja sudah melampaui 20 ribu orang melalui berbagai program,” paparnya.

Lebih jauh, Pemkab Bandung juga merancang langkah jangka panjang dengan menanamkan pemahaman dunia kerja sejak usia dini. Edukasi pertanian dan kewirausahaan direncanakan masuk ke jenjang pendidikan dasar, termasuk dengan memanfaatkan lahan sekolah sebagai sarana pembelajaran praktis.

Dadang berharap pendekatan tersebut mampu membentuk generasi muda yang memiliki etos kerja kuat, mandiri, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif di masa depan.

Advertisement

Bandung Pendidikan Provinsi
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Daerah

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Daerah

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-27 Bahas Raperda Perubahan SOTK

Daerah

Kamonesan NJP Cianjur Himpun 110 Seniman, Siapkan Kolaborasi Kolosal ‘Sasakala Gunung Padang’

Daerah

KPK Tetapkan 8 Tersangka dalam Kasus Dugaan Suap Pengurusan HGB Summarecon di Bogor

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version