Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Tanah Longsor di Bandung Barat, 8 Orang Meninggal, 82 Masih Dicari

Tanah Longsor di Bandung Barat, 8 Orang Meninggal, 82 Masih Dicari

Daerah Sabtu, 24 Januari 2026 21:13 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Bandung Barat — Sebuah bencana tanah longsor mengguncang Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Sabtu (24/1/2026) dini hari, menelan 8 korban jiwa dan menyebabkan puluhan warga terjebak di reruntuhan material longsoran. Hingga pukul 10.30 WIB, sebanyak 82 orang masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), longsor terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di Desa Pasir Langu, tepatnya di Kampung Babakan Cibudah. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut memicu tanah bergerak dan menimbun permukiman warga. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebutkan selain korban meninggal, 23 jiwa berhasil selamat. Bencana ini berdampak pada sekitar 34 kepala keluarga atau 113 jiwa, sementara jumlah rumah terdampak masih terus didata oleh petugas di lapangan.

BACA JUGA:  Tren Sengketa Informasi di Jabar Bergeser ke Sektor Pendidikan, Dipicu Alokasi Dana BOS

Advertisement

“BPBD Kabupaten Bandung Barat telah melakukan kaji cepat dan asesmen awal di lokasi kejadian, serta melaksanakan upaya penanganan darurat dan pencarian korban,” ujar Abdul Muhari.

Ia menambahkan, pemerintah daerah telah menetapkan Kabupaten Bandung Barat dalam Status Siaga Darurat Bencana Banjir, Banjir Bandang, Cuaca Ekstrem, dan Tanah Longsor, berlaku hingga 30 April 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi untuk wilayahnya hingga periode yang sama. Seiring meningkatnya kejadian bencana hidrometeorologi, BNPB menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menurunkan intensitas curah hujan di wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta. Operasi ini berlangsung sejak 12 Januari 2026 dengan mengerahkan dua pesawat, PK-JVH dan CASA 212 A-2105, yang masing-masing melakukan puluhan sortie dengan ribuan kilogram bahan semai.

BACA JUGA:  Pembangunan Rumah Ratusan Juta di Baleendah Disorot, Status Kepemilikan Lahan Diragukan

Sejak 23 Januari, dua unit pesawat Caravan ditambahkan untuk memperluas cakupan mitigasi, termasuk potensi wilayah Banten jika cuaca ekstrem meningkat.

BNPB mengimbau masyarakat di kawasan rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras berlangsung lama, dan melakukan evakuasi mandiri bila kondisi dianggap tidak aman.

Berita ini telah diperbarui setelah BNPB mengoreksi rilis sebelumnya, dari 7 korban meninggal menjadi 8 korban meninggal.

Advertisement

Bandung Meteor Provinsi
Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Daerah

Student Care Vocation Padukan Budaya Tradisional dan Literasi Digital untuk Generasi Muda

Daerah

Tiga Siswa SMAN 22 Garut Terpilih Jadi Anggota Pasbara Upacara Hari Pramuka Tingkat Kabupaten

Daerah

PSI Garut Gelar Cukur Rambut Gratis, Kolaborasi dengan Seniman Pangkas ASGAR Indonesia

Daerah

Dana Tambahan Rp202 Miliar Masuk, Bupati Bima Naikkan Gaji P3K Paruh Waktu

BERITA TERBARU

Aksi Gerakan 9 di Malingping Diwarnai Bentrokan, Mahasiswa Desak Pemeriksaan Proyek Jalan Cikeusik–Simpang Cijaku

Gelar Giat Cacahan Warga Banten, Forwatu Berkomitmen Menjaga Kondusivitas dan Tetap Kritis

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polda Banten Distribusikan 6.500 Liter Air Bersih di Tigaraksa

TTKKBI Cilegon Open Fest 2026 Meriah, Puluhan Perguruan Tampilkan Seni Pencak Silat Tingkat Nasional

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.