Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Polisi Soroti Maraknya Aksi Geng Motor di Makassar, Delapan Serangan Acak Tercatat Selama April 2026

Polisi Soroti Maraknya Aksi Geng Motor di Makassar, Delapan Serangan Acak Tercatat Selama April 2026

Daerah Rabu, 13 Mei 2026 21:21 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

GazanaPublika.com, Makassar — Situasi keamanan malam hari di Kota Makassar kembali menjadi sorotan setelah kepolisian setempat melaporkan meningkatnya aktivitas geng motor sepanjang April 2026. Dalam kurun waktu satu bulan, sedikitnya delapan serangan acak dilaporkan terjadi di sejumlah titik di kota tersebut, memicu keresahan warga dan pengguna jalan.

Fenomena geng motor ini disebut semakin mengkhawatirkan karena melibatkan kelompok remaja dan anak muda yang bergerak secara cepat menggunakan sepeda motor, terutama pada malam hingga dini hari antara pukul 22.00 sampai 05.00 WITA. Aksi mereka tidak hanya berupa konvoi ugal-ugalan, tetapi juga disertai tindak kekerasan dan intimidasi terhadap masyarakat.

Berdasarkan laporan kepolisian dan informasi warga, para pelaku kerap menyasar pengendara motor yang melintas sendirian, kelompok anak muda yang berkumpul di kafe, warung makan, minimarket, hingga kawasan permukiman. Dalam sejumlah kasus, korban dilaporkan kehilangan telepon genggam, dompet, bahkan sepeda motor setelah diserang.

BACA JUGA:  Dari Kritik ke Aksi Hukum: Jejak A. Tarmizi dalam Kontrol Kebijakan

Modus yang digunakan pun beragam. Selain membawa senjata tajam, beberapa kelompok diketahui menggunakan ketapel dan petasan untuk menebar ketakutan. Bentrokan antar geng motor juga beberapa kali terjadi di ruang publik dan diduga dipicu oleh saling ejek maupun tantangan melalui media sosial.

Polisi Kota Makassar mengakui bahwa kelompok-kelompok ini cukup sulit dikendalikan karena memiliki mobilitas tinggi dan bergerak secara terdesentralisasi. Meski demikian, aparat telah meningkatkan patroli malam di sejumlah titik rawan serta melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap pelaku berdasarkan laporan masyarakat.

Beberapa wilayah yang disebut berulang kali menjadi lokasi insiden antara lain Jalan A.P. Pettarani, Veteran Utara, Veteran Selatan, Kandea, dan Sungai Saddang Baru. Selain itu, laporan aktivitas geng motor juga muncul di kawasan Minasa Upa, Pelita Raya, Tinumbu, Borong Raya, Kerung-Kerung, Gunung Lompobattang, Pantai Losari, Metro Tanjung Bunga, hingga kawasan Center Point of Indonesia (CPI).

BACA JUGA:  FPN Bandung Raya Gelar Donor Darah, Wujud Peduli Kemanusiaan untuk Palestina

Kepolisian menilai potensi kekerasan yang berkaitan dengan geng motor masih akan terus berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. Penggunaan media sosial secara masif di kalangan remaja dinilai menjadi salah satu faktor yang memperkuat eksistensi kelompok-kelompok tersebut, terutama sebagai sarana koordinasi, provokasi, hingga penyebaran video aksi mereka.

Masyarakat pun diimbau meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas pada malam hari. Warga disarankan membatasi perjalanan tidak penting antara pukul 22.00 hingga 05.00 WITA, menghindari bepergian sendirian menggunakan sepeda motor, serta segera meninggalkan lokasi apabila terlihat konvoi motor atau potensi bentrokan kelompok.

Selain itu, warga diminta tidak menampilkan barang berharga secara mencolok di tempat umum dan segera melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada aparat kepolisian setempat agar tindakan cepat dapat dilakukan.

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Daerah

FPN Bandung Raya Gelar Donor Darah, Wujud Peduli Kemanusiaan untuk Palestina

Daerah

Padepokan Tjakra Poetra Padjadjaran Gelar Diskusi Terbuka Mengusung Tema ‘Nasionalisme di Jaman Kita’

Daerah

Disekap Pacar Selama 3 Tahun, Wanita di Cileunyi

Daerah

Usung Semangat Transformasi, Sanggar Klasick Tegal Alur Gelar Acara ‘Temu Kangen’ di RPTRA Dahlia

BERITA TERBARU

Diduga Bermasalah, Badak Banten Resmi Laporkan Program Jalan ‘Bang Andra’ ke Kejati

Selat Sunda Siaga: Aktivitas Magma Anak Krakatau Meningkat, Alur Pelayaran Diperketat

MUSTI XI IMC Hasilkan Sejumlah Keputusan Krusial! Ripa Zatnika Komitmen Jaga Marwah IMC

Ripa Zatnika Nahkodai IMC Gantikan Hendrik Arizki untuk Periode 2026-2027

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Melirik Dukungan Pusat untuk Perkebunan Jawa Barat

Andai Pengelolaan MBG Swakelola Kantin Sekolah, Bagaimana?

Diplomasi Sepak Bola Iran di Tengah Ketegangan Politik Iran–AS

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.