Advertisement
GazanaPublika.com, Rembang — Sebanyak 23 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Rembang mengalami gejala diare secara bersamaan pada Selasa (8/9/2026). Para siswa tersebut kemudian mendapat perawatan di Puskesmas Lasem.
Kepala MAN 2 Rembang Ahmad Suhadak Solikin mengatakan para siswa mulai mengeluhkan sejumlah gejala sekitar pukul 08.00 WIB. Keluhan yang muncul antara lain diare, mual, muntah, dan sakit perut.
Advertisement
“Iya benar. Ini tadi kejadian sekitar jam 08.00 WIB. Murid-murid mengeluh diare, mual, muntah, mules. Ada 23 murid, dirawat di Puskesmas Lasem,” kata Suhadak sebagaimana dikutip dari detikJateng.
Hingga Selasa siang, seluruh siswa yang mengalami keluhan masih menjalani perawatan di Puskesmas Lasem. Pihak sekolah juga berencana mendatangi puskesmas untuk mengetahui perkembangan kondisi para siswa.
Terkait dugaan penyebabnya, pihak sekolah belum dapat memastikan apakah kejadian tersebut berkaitan dengan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pada Senin (7/9/2026), menu MBG yang dibagikan kepada siswa MAN 2 Rembang terdiri atas nasi, ayam kari, oseng jagung muda, tahu bacem, dan buah melon.
“Kami belum bisa pastikan itu (penyebabnya MBG?). Untuk menu MBG kemarin ada ayam kari, tahu bacem, sama melon,” ujar Suhadak.
Pihak Puskesmas Lasem juga belum memberikan keterangan mengenai kondisi para siswa maupun dugaan penyebab munculnya gejala diare tersebut.
Kasus ini menambah perhatian terhadap kejadian gangguan kesehatan yang dialami pelajar di wilayah Lasem. Sebelumnya, pada Kamis (3/9/2026), sebanyak 750 siswa dan guru SMAN 1 Lasem dilaporkan mengalami keluhan diare. Dari jumlah tersebut, 29 orang harus menjalani perawatan di Puskesmas Lasem.
Penyebab kedua kejadian tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi atau faktor lainnya.
Advertisement
