Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Acara Milad Syekh Abu Hasan Asy-Syadzili Dimeriahkan Pertunjukan Seni Tradisional Banten

Acara Milad Syekh Abu Hasan Asy-Syadzili Dimeriahkan Pertunjukan Seni Tradisional Banten

Daerah Minggu, 28 April 2024 15:18 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Heri, Wakil Ketua DPC Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI)

Advertisement

Lebak, GazanaPublika.com – Pembukaan acara Milad Syekh Abul Hasan Asy-Syadzili ke-852 dimeriahkan oleh pagelaran Seni dan Budaya Banten, termasuk pertunjukan Seni Pencak Silat Cimande dan Seni Debus.

Ketua DPC Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI), Ujek, menyatakan bahwa dirinya merasa terhormat telah diundang dalam acara Milad Syekh Abul Hasan Asy-Syadzili yang diselenggarakan di Desa Cikeusik Timur, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, (8/4/2024)

Advertisement

“Terus terang, saya merasa terhormat diundang oleh teman-teman panitia,” ungkap Ujek, Ketua DPC TTKKBI Malingping.

Menurut Ujek, penting pada zaman ini untuk mengadakan acara-acara sosial yang melibatkan pelestarian budaya, terutama jika hal tersebut dipadukan dengan kegiatan keagamaan.

“Ini merupakan kebanggaan bagi kami untuk diundang berpartisipasi dalam acara Milad ini. Kami tidak menyangka acara keagamaan melibatkan kesenian. Fenomena ini sangat langka dan keren,” ujar Ujek.

BACA JUGA:  Pembangunan Rumah Ratusan Juta di Baleendah Disorot, Status Kepemilikan Lahan Diragukan

Sementara wakil ketua DPC TTKKBI Malingping, Heri mengungkapkan bahwa dirinya sangat senang dan antusias atas terlaksananya acara milad Syekh Abul Hasan Asy-Syadzili dan akan terus mensupport terus kegiatan semacam ini.

“Acara ini jangan sampai terhenti sampai di sini apalagi ini berkaitan dengan membangun budaya juga dan bukan hanya soal agama,” tutur Heri.

Acara Milad Syekh Abul Hasan Asy-Syadzili dimeriahkan oleh pertunjukan pencak silat dari Padepokan Maung Lugay. Anggota Maung Lugay menunjukkan keahlian mereka dalam menampilkan seni bela diri pencak silat Cimande. Semua anggota mengenakan seragam hitam yang rapi, mulai dari para pemuda Malingping yang muda hingga yang tua.

Setelah menunjukkan kebolehan mereka dalam bermain debus, anggota Maung Lugay memperagakan seni Debus dengan menggunakan peralatan senjata tajam dan ilmu kebal.

BACA JUGA:  BK DPRD Kaur Panggil 'B' Terkait Kasus, Siap Usut Habis-Habisan

Padepokan Maung Lugay berada di bawah binaan TTKKBI. Pertunjukan ini sangat semangat, diiringi alunan musik pencak silat yang memicu semangat patriotis budaya Banten.

“Alhamdulillah, acara Milad Syekh Abul Hasan selalu menggelar seni tradisional pencak silat dan seni tradisional lainnya. Ini adalah ciri khas kami. Tasawuf selalu bersatu dengan silat, hubungan yang sangat kokoh. Tasawuf tidak boleh melupakan budaya,” tutur Uyeng Saipul Rohman, Penasehat Majelis Al Ma’arijul Wathon.

Uyeng menjelaskan bahwa tasawuf tidak memiliki jarak dengan tradisi lokal, dan pencak silat adalah sarana utama bagi penganut tasawuf untuk menjaga diri.

“Orang tasawuf tidak boleh cengeng, oleh karenanya mereka harus mampu menguasai ilmu bela diri,” ungkap Uyeng.

Advertisement

Abu Hasan Asy-Syadzili Al Ma’arijul Wathon
Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Daerah

Student Care Vocation Padukan Budaya Tradisional dan Literasi Digital untuk Generasi Muda

Daerah

Tiga Siswa SMAN 22 Garut Terpilih Jadi Anggota Pasbara Upacara Hari Pramuka Tingkat Kabupaten

Daerah

PSI Garut Gelar Cukur Rambut Gratis, Kolaborasi dengan Seniman Pangkas ASGAR Indonesia

Daerah

Dana Tambahan Rp202 Miliar Masuk, Bupati Bima Naikkan Gaji P3K Paruh Waktu

BERITA TERBARU

Lada ‘Black Gold’, Artisnya Rempah-Rempah Zaman Kolonial

Febi Pirmansyah Kritik Pernyataan Cak Imin soal NU: Jangan Salahkan Organisasi, Lihat Rekam Jejak Sendiri

Aksi Gerakan 9 di Malingping Diwarnai Bentrokan, Mahasiswa Desak Pemeriksaan Proyek Jalan Cikeusik–Simpang Cijaku

Gelar Giat Cacahan Warga Banten, Forwatu Berkomitmen Menjaga Kondusivitas dan Tetap Kritis

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.