Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » BRIMA Ingatkan Gubernur Banten: PSG Rawan Korupsi dan Timbulkan Ketimpangan

BRIMA Ingatkan Gubernur Banten: PSG Rawan Korupsi dan Timbulkan Ketimpangan

Daerah Selasa, 29 April 2025 21:05 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Asep Rohmatullah, Direktur Eksekutif BRIMA

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Badan Riset dan Inovasi Mathla’ul Anwar (BRIMA) menyoroti potensi kerawanan dalam Program Sekolah Gratis (PSG) di Banten. Dengan anggaran mencapai Rp144 miliar, program ini dinilai rentan terhadap korupsi dan penyimpangan jika tidak disertai pengawasan ketat.

Direktur BRIMA, Asep Rohmatullah, menyampaikan kekhawatirannya seusai menghadiri penandatanganan kerja sama antara BRIN dan PB Mathla’ul Anwar di Jakarta (28/4). Ia menegaskan, “Setiap rupiah harus bisa dilacak. Transparansi bukan cuma formalitas, tapi pondasi kepercayaan publik.”

Advertisement

BRIMA mendorong agar laporan keuangan PSG dipublikasikan secara berkala di platform digital, disertai kanal pengaduan masyarakat. Selain itu, dibutuhkan tim pengawas independen yang melibatkan akademisi, tokoh masyarakat, ormas keagamaan, hingga LSM.

BACA JUGA:  Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getarannya Terasa hingga Jakarta

Asep juga menyoroti ketidakjelasan teknis pelaksanaan PSG: belum ada transparansi soal pengelola, alur penyaluran anggaran, dan indikator keberhasilannya. Ia menyebut program ini rawan menjadi “slogan tanpa dampak nyata.”

BRIMA merekomendasikan audit rutin oleh pihak ketiga, evaluasi berkala berbasis data, serta sosialisasi luas melalui media massa, pertemuan warga, dan jejaring tokoh masyarakat. Edukasi publik dianggap penting untuk memastikan masyarakat memahami akses terhadap PSG.

Lebih lanjut, Asep mengingatkan bahwa sekolah gratis bukan hanya soal penghapusan SPP. Fokusnya harus pada kualitas: pelatihan guru, pembaruan kurikulum berbasis inovasi, dan perbaikan fasilitas belajar, khususnya di daerah tertinggal.

BACA JUGA:  Furqan AMC Bakal maju di Dapil XI DPR RI 2029 Nanti

Ancaman Bagi Sekolah Swasta

BRIMA juga mengingatkan dampak lanjutan dari PSG terhadap sekolah swasta. Iming-iming pendidikan gratis di sekolah negeri dikhawatirkan akan menyebabkan eksodus siswa, membuat banyak sekolah swasta kolaps.
Asep mencontohkan, lembaga seperti Mathla’ul Anwar mengelola hampir 1.000 unit pendidikan, banyak di antaranya bertahan dari iuran siswa. Tanpa kompensasi atau dukungan pemerintah, ketimpangan antara negeri dan swasta makin lebar.

“Kalau sekolah swasta runtuh, negara justru menanggung beban lebih besar. Ini kontraproduktif. Pemerintah harus adil. Swasta adalah bagian dari tulang punggung pendidikan nasional,” tegasnya.

Advertisement

Gubernur Korupsi
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Daerah

Bau Busuk Tercium di Stasiun LRT Pancoran, Polisi Selidiki Dugaan Penemuan Jenazah

Daerah

Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getarannya Terasa hingga Jakarta

Daerah

Stasiun Karet Resmi Ditutup, Penumpang KRL Mulai Dialihkan ke BNI City

Daerah

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Puluhan Orang Terjatuh

BERITA TERBARU

Gerakan 9 Bersama AMPP Gelar Aksi, Soroti Dugaan Buruknya Kualitas Jalan Program Bang Andra di Lebak Selatan

Kasus Uun Berujung Restorative Justice, Ada Apa?

Haidar Widodo Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Pisau Bermata Dua

Ahok Khawatir UU Perampasan Aset Disalahgunakan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.