Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Mengendalikan Hawa Nafsu: Antara Menahan dan Melakukan dari Awal

Mengendalikan Hawa Nafsu: Antara Menahan dan Melakukan dari Awal

Genta Qalbu Senin, 3 Februari 2025 6:06 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Genta qolbu mutiara AOA

Advertisement

“Apa yang engkau mau, kendalikan dan tahan; apa yang engkau mau, lakukan dari awal.” – AOA

GazanaPublika.com – Cara ini adalah salah satu cara untuk mengendalikan hawa nafsu di dalam diri kita. “Apa yang engkau mau, kendalikan dan tahan.” Tidak ada salahnya engkau membeli sesuatu ketika engkau mampu untuk membelinya, tetapi sebuah kesalahan yang sangat besar ketika engkau tidak mampu, namun memaksakan diri untuk membelinya. Maka, dalam keadaan demikian, kita harus mampu menahannya. Tidak ada salahnya engkau memakan makanan selama badanmu masih sehat, tetapi agak salah melakukannya apabila engkau memakan makanan di saat badanmu sudah tidak menerima makanan tersebut karena pada saat itu engkau harus memantangnya.

Advertisement

Tidak ada salahnya ketika seseorang membeli sesuatu di saat membutuhkan dan memerlukannya, meskipun harus mengeluarkan uang yang sangat banyak. Namun, akan salah ketika membeli padahal seseorang tersebut tidak membutuhkannya. Oleh karena itu, pisahkanlah kebutuhan dan keperluan dengan sesuatu yang berada di luar hal tersebut.

Tidak ada salahnya seseorang menggunakan pakaian yang indah walaupun pakaian itu harganya sangat mahal. Namun, akan salah apabila membeli dan menggunakan pakaian hanya untuk dijadikan alat kesombongan, untuk pamer, dan ria.

Sekiranya beberapa ilustrasi tersebut bisa dijadikan gambaran ketika kita dituntut untuk berperilaku baik yang bersumber dari mengendalikan dan menahan hawa nafsu. Apa yang disebut sebagai dorongan hawa nafsu adalah apabila sesuatu itu melampaui batas, berlebihan, merusak kesehatan dan tubuh, apalagi jika digunakan untuk kesombongan.

Hidup bertasawuf bukan untuk menjadikan seseorang berpakaian lusuh dan memakan makanan dari tong sampah dengan sengaja, karena tasawuf tetap memperhatikan syariat. Bahkan, seseorang yang berpakaian lusuh bisa menjadi sombong ketika ia bangga dengan kelusuhannya.

Lalu, bagaimana bersikap apabila kita sedang ‘mau’ melakukan sesuatu sehingga tidak perlu menahannya? Jawabannya adalah lakukan dari awal. Lakukan dari awal bukanlah perilaku yang didasari oleh melihat keberadaan orang lain atau dengan motif untuk dihargai dan mendapatkan uang dari orang lain. Lakukanlah secara murni berdasarkan keinginan diri sendiri dengan pertimbangan yang sehat, tanpa embel-embel apa pun. Sikap seperti itu terlihat lebih elok. Semua tidak akan berarti apabila keinginan itu datang dari dorongan orang lain, sama halnya seperti kita menempatkan diri sendiri seperti mobil butut yang membutuhkan pertolongan orang lain untuk mendorongnya.

Lakukan dari awal sejak saat ini ketika kita ingin meraih sesuatu. Lakukan secara tepat dan jangan lakukan setengah hati, tetapi lakukan sesuatu sampai itu terwujud, dan jangan pernah katakan menyerah.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Genta Qalbu

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Genta Qalbu

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Genta Qalbu

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Genta Qalbu

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

BERITA TERBARU

Unjuk Rasa Tuntut Biaya Hidup di Prancis Meluas ke Sejumlah Negara Eropa

Rismon Sianipar Kritikal Jawaban Pemerintah dalam Sidang Uji Materi Praperadilan di MK

KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, Proses Evakuasi Sedang Berlangsung

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version