Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Unjuk Rasa Tuntut Biaya Hidup di Prancis Meluas ke Sejumlah Negara Eropa

Unjuk Rasa Tuntut Biaya Hidup di Prancis Meluas ke Sejumlah Negara Eropa

Internasional Selasa, 20 Oktober 2026 18:49 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta — Eskalasi unjuk rasa menuntut perbaikan biaya hidup yang dipelopori oleh para pelajar di Prancis kini semakin meluas ke berbagai negara di daratan Eropa. Dikutip dari detikNews, aksi protes serupa kini turut pecah di Italia, Belgia, Portugal, hingga Albania.

Di Prancis sendiri, gelombang aksi yang menentang kenaikan biaya hidup dan penurunan kualitas layanan publik sempat berujung pada aksi kekacauan dan penjarahan. Di Marseille, kelompok demonstran menerobos masuk ke balai kota dan mencoret-coret bangunan dengan grafiti anarkis. Sementara itu, gedung balai kota di Limoges dan kantor dinas pariwisata di Lyon dilaporkan dibakar oleh massa yang rusuh.

Advertisement

Aksi protes yang didorong oleh tingginya biaya hidup juga menjalar ke negara-negara tetangga. Di Italia, unjuk rasa yang berpusat di kota Milan dan Bologna diwarnai bentrokan antara demonstran dan kepolisian. Petugas terpaksa melepaskan tembakan gas air mata serta menggunakan meriam air untuk membubarkan massa yang melempari batu dan melakukan penjarahan. Sebanyak 28 demonstran dilaporkan ditangkap di sejumlah kota seperti Milan, Bologna, Brescia, Bergamo, dan Turin.

BACA JUGA:  Iran Ultimatum Korsel: Kehadiran Militer di Hormuz Bakal Dianggap Dukung AS

Perdana Menteri (PM) Italia, Giorgia Meloni, secara tegas mengecam tindakan kekerasan yang mewarnai aksi unjuk rasa di negaranya.

“Berunjuk rasa adalah hak. Mengubah kota-kota kita menjadi medan pertempuran bukanlah sebuah hak,” tegas Giorgia Meloni.

Gelombang protes serupa turut memanas di Belgia. Ratusan demonstran yang didominasi kaum muda turun ke jalan di kotaBrussels untuk menentang kenaikan biaya pendidikan serta reformasi yang dikhawatirkan membebani akses pendidikan tinggi. Polisi juga dikerahkan menggunakan gas air mata dan meriam air setelah beberapa pengunjuk rasa menggulingkan sebuah mobil di lokasi kejadian.

Sementara itu, puluhan ribu warga di Lisbon, Portugal, turun ke jalan memprotes krisis biaya perumahan dan tingginya biaya hidup akibat lonjakan harga rumah yang meningkat dua kali lipat sejak 2017. Adapun aksi protes di Albania dipicu oleh tuntutan terhadap dugaan korupsi pemerintah, minimnya lapangan kerja, serta standar pendidikan yang buruk hingga mendesak pengunduran diri Perdana Menteri Edi Rama.

BACA JUGA:  Gempa Magnitudo 7,1 di Jepang Picu Ledakan dan Runtuhnya Aeon Mall Kumamoto, Belasan Orang Masih Hilang

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Pemerintah Azerbaijan Larang Hijab di Sekolah, Gelombang Protes Pecah

Internasional

Iran Tegaskan Diplomasi Jadi Jalan Keluar Konflik, Pembukaan Selat Hormuz Tunggu Syarat Terpenuhi

Internasional

Tiga Wilayah Bersatu Dorong Kemerdekaan, Masa Depan Inggris Raya Dipertanyakan

Internasional

Iran Ultimatum Korsel: Kehadiran Militer di Hormuz Bakal Dianggap Dukung AS

BERITA TERBARU

Rismon Sianipar Kritikal Jawaban Pemerintah dalam Sidang Uji Materi Praperadilan di MK

KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, Proses Evakuasi Sedang Berlangsung

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version