Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Teheran Tertawakan Pembatalan Operasi Militer AS, Sebut Sikap Washington Pengecut

Teheran Tertawakan Pembatalan Operasi Militer AS, Sebut Sikap Washington Pengecut

Internasional Selasa, 19 Mei 2026 21:23 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Teheran — Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Republik Islam Iran memasuki babak baru setelah Washington memutuskan untuk menghentikan rencana konfrontasi bersenjata secara mendadak. Sinyal pembatalan operasi militer skala besar tersebut diumumkan langsung oleh Presiden AS Donald Trump melalui akun media sosial pribadinya pada Senin (18/5) waktu setempat.

Dalam pernyataannya, Trump mengungkapkan bahwa sedianya gempuran dahsyat tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa (19/5) waktu setempat. Keputusan penundaan diambil setelah adanya lobi intensif dari para sekutu regional di kawasan Teluk, yakni perwakilan dari Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Advertisement

Meskipun membatalkan agenda gempuran esok hari, Trump menegaskan bahwa instruksi kesiapsiagaan penuh tetap berlaku bagi jajaran militer AS untuk meluncurkan serangan skala besar kapan saja jika proses diplomasi menemui jalan buntu. Pihak Gedung Putih mengklaim kesepakatan yang tengah dinegosiasikan mencakup jaminan keamanan ‘tidak ada senjata nuklir untuk Iran!’.

Respons Menohok dari Penasihat Teheran

Langkah mundur yang dipamerkan oleh pihak Gedung Putih segera memicu reaksi keras sekaligus cibiran dari jajaran petinggi di Teheran. Mantan panglima tertinggi Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) yang kini menduduki posisi sebagai penasihat senior pemimpin tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, menilai manuver politik luar negeri AS sangat tidak konsisten dan memperlihatkan mentalitas penakut.
Melalui unggahan di media sosial X pada Senin (18/5/2026) malam, Rezaei melayangkan kritik tajam atas inkonsistensi taktik gertakan yang dilakukan oleh Trump di ruang publik.

BACA JUGA:  Iran Tegaskan Diplomasi Jadi Jalan Keluar Konflik, Pembukaan Selat Hormuz Tunggu Syarat Terpenuhi

Rezaei mengatakan bahwa Trump “menetapkan tenggat waktu untuk serangan militer dan kemudian membatalkannya sendiri, dengan harapan yang sia-sia untuk memaksa bangsa dan para pejabat Iran untuk menyerah!”.

Ia menambahkan dengan penuh keyakinan bahwa poros pertahanan negaranya tidak akan bisa diintimidasi oleh ancaman sepihak semacam itu.

“Kekuatan militer yang tangguh dan bangsa Iran yang hebat akan memaksa mereka (AS-red) untuk mundur dan menyerah,” cetus Rezaei dalam pernyataannya.

Ancaman Balasan dengan Kekuatan Luar Biasa

Senada dengan Rezaei, peringatan pertahanan tingkat tinggi juga ditiupkan oleh jajaran militer aktif Iran. Mayor Jenderal Ali Abdollahi selaku komandan unit komando operasional tertinggi dalam militer Iran, Markas Besar Khatam al-Anbiya, memperingatkan AS beserta sekutunya agar tidak melakukan kalkulasi yang keliru di lapangan.

BACA JUGA:  Gempa Magnitudo 7,1 di Jepang Picu Ledakan dan Runtuhnya Aeon Mall Kumamoto, Belasan Orang Masih Hilang

Abdollahi menekankan bahwa kesiapan tempur pasukan Teheran saat ini jauh lebih masif dibandingkan fase konflik yang telah dilewati sebelumnya. Ia menjamin setiap jengkal agresi baru di masa mendatang akan langsung dihadapi secara frontal.

“Kami mengumumkan kepada Amerika dan sekutu-sekutunya: Jangan melakukan kesalahan strategis atau kesalahan perhitungan lagi,” ucapnya.

Komandan militer tersebut menegaskan kesiapan penuh seluruh elemen pertahanan untuk memberikan serangan balasan yang merusak bagi pihak lawan.

“Mereka harus tahu bahwa setiap agresi atau invasi baru oleh musuh-musuh dari tanah air kita dan bangsa kita yang membanggakan ini, akan ditanggapi dengan respons yang cepat, tegas, kuat, dan luas,” tegas Abdollahi dalam pernyataannya.

Sebagai penutup dari pernyataannya, ia memastikan tidak ada ruang kompromi bagi pelanggaran kedaulatan wilayah.

“Kami akan membela hak-hak bangsa Iran dengan segenap kekuatan kami dan memotong tangan setiap agresor,” pungkas Abdollahi.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Unjuk Rasa Tuntut Biaya Hidup di Prancis Meluas ke Sejumlah Negara Eropa

Internasional

Pemerintah Azerbaijan Larang Hijab di Sekolah, Gelombang Protes Pecah

Internasional

Iran Tegaskan Diplomasi Jadi Jalan Keluar Konflik, Pembukaan Selat Hormuz Tunggu Syarat Terpenuhi

Internasional

Tiga Wilayah Bersatu Dorong Kemerdekaan, Masa Depan Inggris Raya Dipertanyakan

BERITA TERBARU

Survei SMRC: Tanpa KDM, Gibran Ungguli Prabowo dalam Simulasi Pilpres

Wajib Halal Diundur hingga 2028, Menteri UMKM Ungkap Biaya Jadi Kendala

Bahasa Jawa Menggema di Parlemen Malaysia, Kalam Salan Kritik Dampak Karhutla RI

Hudi Nurhudiyat: Menguatkan Kearifan Lokal dan Tasawuf

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version