Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Ketegangan Sekutu: Sikapi Proposal Damai Iran, Hubungan Trump dan Netanyahu Retak

Ketegangan Sekutu: Sikapi Proposal Damai Iran, Hubungan Trump dan Netanyahu Retak

Internasional Jumat, 22 Mei 2026 20:29 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Dinamika kemitraan strategis antara Amerika Serikat dan Israel kini berada di titik krusial. Perbedaan sudut pandang yang tajam dalam menyikapi masa depan konflik bersenjata dengan Iran memicu keretakan terbuka antara Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Kedua pemimpin negara sekutu tersebut dilaporkan terlibat perdebatan sengit melalui sambungan telepon baru-baru ini.

Berdasarkan rilis informasi laporan internal yang dihimpun media, friksi bermula ketika sebuah draf nota perdamaian hasil revisi yang dirancang oleh Qatar dan Pakistan bersama mediator regional mulai dipertimbangkan secara serius oleh pihak Gedung Putih. Donald Trump mengisyaratkan sinyal melunak dan bersedia membuka ruang perundingan guna menjembatani jurang pemisah antara Washington dan Teheran.

Advertisement

Namun, arah kebijakan diplomasi yang dipilih Trump direspons negatif oleh Tel Aviv. Merujuk pada laporan terpercaya, Benjamin Netanyahu dikabarkan “sangat marah” tak lama setelah pembicaraan telepon tersebut selesai. Pihak Israel memandang skeptis proses negosiasi baru ini dan menuduh Teheran hanya memanfaatkan jalur diplomasi untuk mengulur-ulur waktu.

BACA JUGA:  Persiapan Prosesi Pemakaman Akbar Ayatollah Ali Khamenei

Bagi Netanyahu, operasi militer secara masif harus tetap dilanjutkan guna menghancurkan infrastruktur krusial, memotong kemampuan tempur, serta meruntuhkan legitimasi rezim Iran di Timur Tengah. Argumen bernada frustrasi ini kabarnya telah disuarakan oleh Netanyahu dalam dua panggilan telepon berturut-turut kepada Trump, seperti dikutip dari detikNews pada (21/5/2026). Israel sangat meragukan iktikad Iran untuk mematuhi poin perjanjian pembongkaran program nuklir ataupun menghentikan rangkaian agresi terhadap negara tetangga di kawasan tersebut.

Kendati demikian, Trump bergeming dan menolak dalil yang disodorkan mitranya. Di tengah rumor yang menyebutkan bahwa Gedung Putih sengaja menjegal langkah Israel untuk menyerang Iran secara sepihak, Trump memberikan klarifikasi formal dalam wawancara khusus dengan Majalah Time.

‘Itu tidak benar.’ cetus Trump terkait spekulasi penahanan opsi militer Israel. Lebih lanjut, ia menegaskan posisi tawar Washington terhadap rencana aksi sepihak sekutunya tersebut. “Saya tidak menghentikan mereka. Tetapi saya tidak membuat mereka merasa nyaman, karena saya pikir kita dapat membuat kesepakatan tanpa serangan” urai Trump.

BACA JUGA:  AS Pertimbangkan Lanjutkan Operasi Militer ke Iran dengan Nama Baru

Presiden ke-47 Amerika Serikat tersebut menegaskan komitmennya bahwa pendekatan preventif di atas meja runding jauh lebih bernilai strategis daripada memperluas eskalasi pertempuran global, tanpa mengesampingkan kesiagaan penuh angkatan perang AS di lapangan.

“Akhirnya saya akan menyerahkan pilihan itu kepada mereka, tetapi saya katakan saya lebih suka kesepakatan daripada bom yang dijatuhkan.” imbuh Trump mengenai kebebasan opsi militer bagi Israel.

Namun, ia juga memberi batas tegas agar kepentingan internal Israel tidak mengorbankan stabilitas nasional Amerika Serikat. “Ia mungkin akan berperang. Tetapi kita tidak akan terseret ke dalamnya.” pungkas Trump menutup penjelasannya.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

Internasional

Iran Klaim Hantam Fasilitas Militer AS di Yordania dan Kuwait Lewat Serangan Rudal dan Drone

Berita Utama

Serangan Rudal dan Drone Iran di Yordania, 2 Tentara AS Tewas, 1 Hilang

Internasional

Tuai Kecaman, Trump Ancam Terapkan Tarif Kargo Selat Hormuz

BERITA TERBARU

Ketua DPD GRANAT Banten Kecam Dugaan Keterlibatan Kasat Narkoba Polres Tangsel dalam Kasus Narkotika

Diskominfo Kabupaten Serang Sosialisasikan Alur Pelayanan Digital Terpadu di Kramatwatu

Warga Kp. Sitoko Gelar Swadaya Cor Jalan, Minta Perhatian Pemkab Lebak & Pemprov Banten

Pembangunan Rumah Ratusan Juta di Baleendah Disorot, Status Kepemilikan Lahan Diragukan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.