GazanaPublika.com, Teheran — Otoritas kota Teheran mulai mematangkan rencana rangkaian upacara pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Berdasarkan keterangan resmi pada Selasa (2/6/2026), seluruh prosesi penghormatan terakhir hingga pemakaman diprediksi akan rampung sebelum memasuki pekan ketiga bulan ini.
Wakil Urusan Sosial dan Budaya Kotamadya Teheran, Mohammad Ali Tavakolizadeh, mengungkapkan bahwa agenda besar ini dijadwalkan terselenggara menjelang berakhirnya bulan ‘Khordad’ dalam sistem kalender Iran, yang jatuh pada tanggal 21 Juni.
Saat ini, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah ditunjuk sebagai penanggung jawab utama yang mengomandoi seluruh jalannya upacara. Tavakolizadeh menyebutkan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan demi mematangkan waktu persiapan agar agenda raksasa ini dapat berjalan dengan tertib dan lancar.
Berdasarkan draf rencana yang tengah digodok, pemerintah akan menyediakan waktu selama tiga hari penuh bagi masyarakat luas yang ingin memberikan penghormatan terakhir di depan jenazah mantan pemimpin tertinggi tersebut. Khusus untuk prosesi pelepasan di ibu kota Teheran, upacara dipastikan akan memakan waktu minimal 24 jam nonstop.
Sesuai dengan amanat dan wasiat terakhir yang ditinggalkannya, jasad Ali Khamenei tidak hanya disemayamkan di ibu kota. Jenazahnya dijadwalkan akan dibawa terlebih dahulu dalam iring-iringan prosesi budaya di dua kota suci penting bagi umat Syiah, yakni Qom dan Mashhad. Sebagai pelabuhan terakhir, Ali Khamenei akan dimakamkan di dalam kompleks suci Kompleks Makam Imam Reza, Imam kedelapan dalam tradisi Islam Syiah yang berada di kota Mashhad.
